Categories: KEEROM

Ratusan Botol Miras dan 7 Kg Ganja Dimusnahkan di Keerom

JAYAPURA – Polres Keerom bersama Pemerintah Kabupaten Keerom dan berbagai stakeholder memusnahkan barang bukti berupa minuman keras (Miras) berbagai merek dan narkotika jenis ganja di halaman Mako Polres Keerom, Rabu (19/3).

Diketahui, barang bukti yang dimusnahkan berupa 608 botol miras dari berbagai merek, ganja kering siap edar sebanyak 7 kg, dan 70 pohon ganja kering.

Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan maupun hasil sita dari berbagai kasus yang ada di Kabupaten Keerom sejak tahapan Pilkada, Natal, Tahun Baru hingga awal Maret 2025.

Wakapolres Keerom, Frits Erari mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan kerjasama dengan pihak TNI, Satpol PP, Basarnas dan stakeholder lainnya.

“Ini adalah barang bukti dari berbagai kasus selama 6 bulan terakhir. Dan kami akan terus konsisten untuk memberantas peredaran miras dan ganja di Kabupaten Keerom,” ungkap Frits Erari dalam sambutannya mewakili Kapolres Keerom.

Dirinya juga melayangkan apresiasi kepada pihak yang ikut memerangi miras dan narkoba di Negeri Tapal Batas, Kabupaten Keerom. Termasuk Bupati Keerom, Piter Gusbager yang dinilai sangat intens dalam membasmi miras dan ganja.

“Miras dan ganja ini ibarat bom yang tidak bersuara tapi sangat membahayakan. Saya juga memberikan apresiasi kepada Kepala Daerah yang ikut melarang peredaran miras dan ganja,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Alur Perjalanan Dinas DPR Papua Ditelusuri

Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…

2 hours ago

SD YPK Elim Wouma Ludes Terbakar

Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…

3 hours ago

Napi Tipikor di Lapas Abepura Diperlakukan Sama

  Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…

4 hours ago

Kemarau Panjang Pengaruhi Peningkatan Inflasi di Papua Pegunungan

Badan Pusat Statistik  (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…

4 hours ago

Giliran 330 Guru Non OAP Ditarik dari Distrik-distrik

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…

4 hours ago

Ratusan Karyawan PT MNM Protes Soal Ketenagakerjaan

Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…

5 hours ago