Categories: KEEROM

Ratusan Botol Miras dan 7 Kg Ganja Dimusnahkan di Keerom

Dia memastikan bahwa Polres Keerom akan terus gencar memerangi miras dan ganja. Apalagi Keerom merupakan gerbang jalur darat menuju daerah-daerah lainnya yang ada di Tanah Papua.

“Kami akan terus konsisten sampai dengan sendirinya orang takut bawa miras ke Keerom. Kami, TNI dan Pemda akan sama-sama mengawal kebijakan ini untuk menjaga Keerom,” pungkasnya.

Kemudian Bupati Keerom, Piter Gusbager menegaskan bahwa pemusnahan yang mereka lakukan ini bukan sekadar simbolis. Namun bentuk komitmen seluruh pihak dalam memberantas miras dan ganja yang terus dilakukan.

“Kita sudah punya Perda Miras, di Papua semua bicara tolak miras tapi tidak mudah menghilangkan miras karena ada di sekitar kita. Kita sepakat ini musuh besar bersama,” ungkap Bupati Gusbager.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga meminta kepada pihak terkait untuk memberantas miras dan ganja hingga ke akar-akarnya.

“Yang membawa, yang didistribusikan sampai yang pakai harus diurus tuntas. Kita harus berantas rantai panjang ini. Saya minta komitmen kita semua, utamanya pemerintah, aparat untuk sama-sama berkomitmen,” ujarnya.

“Seluruh komponen anak bangsa harus bersatu melawan ini. Selagi ada kesempatan mari kita lakukan sesuatu untuk menyelamatkan generasi bangsa. Jadikan miras dan ganja menjadi musuh,” sambungnya.

Bupati Gusbager juga menuturkan bahwa miras dan ganja ini ibarat rip current yang memiliki daya tarik sangat kuat.

“Miras dan ganja ibarat rip current, sudah ada tanda bahaya tapi orang tetap mau datang. Kita bersyukur kita punya komitmen dan terima kasih kepada Polres Keerom, Kodim dan semua pihak yang sudah membantu memerangi miras dan ganja,” ucapnya.

Dia juga meminta kepada para pemasok atau pihak-pihak yang mencari keuntungan dari miras dan ganja ini agar segera berhenti.

“Saya pesan kepada pemasok untuk ditertibkan, tidak boleh ada orang memproduksi dan menjual miras di Kabupaten Keerom. Saya akan lawan dan ini komitmen saya untuk masa depan negeri Keerom,” tutupnya. (eri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBGTotal 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…

2 days ago

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

2 days ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

2 days ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

2 days ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

2 days ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

2 days ago