Categories: KEEROM

Pemkab Keerom Latih 50 Mama-mama Produksi Kue Kampung

Untuk Bangkitkan Ekonomi Keluarga

KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom terus intens memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Melalui Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Tim Penggerak PKK melakukan pelatihan pembuatan kue kampung. Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 orang perwakilan mama-mama dari seluruh distrik di Kabupaten Keerom. Berlangsung mulai 18 Juni hingga lima hari kedepannya yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Keerom.

Pelatihan ini sinergi Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigras dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Keerom.
Pelatihan ini tidak sekadar bertujuan untuk menjaga tradisi kuliner lokal, tetapi difokuskan untuk mencetak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) baru dari kalangan ibu rumah tangga.

Bupati Keerom, Piter Gusbager, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Plt Sekda Kabupaten Keerom, Noak Wasanggai, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekonomi dari skala rumah tangga. Bupati menekankan bahwa penggunaan Dana Otsus harus memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat.

“Dana Otonomi Khusus yang diberikan kepada Papua harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, menciptakan peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua dan seluruh masyarakat Kabupaten Keerom,” tegas Noak Wasanggai mengutip pesan Bupati.

Pemerintah menargetkan pelatihan ini memberikan keterampilan teknis membuat kue berkualitas dan wawasan kewirausahaan. Dengan wawasan tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha mandiri secara berkelanjutan sebagai sumber pendapatan keluarga. Pemkab Keerom juga memberikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Keerom yang terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

20 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

20 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

21 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

21 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

22 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

22 hours ago