Sementara itu, Kepala Disperinaker Trans Kabupaten Keerom, Irawati Minggu Rombe, menyebutkan bahwa kue tradisional memiliki nilai jual yang tinggi jika dikemas dan diproduksi dengan standar pasar yang baik.
“Kue kampung bukan hanya sekadar kuliner tradisional, tetapi bagian dari identitas budaya yang perlu dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Kami berharap mama-mama dapat mengolah bahan lokal menjadi produk kue unggulan yang lebih menarik, higienis, dan memiliki daya saing di pasar,” jelas Irawati.(eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk…
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Papua. Dua siswa SMAN 4 Jayapura, Hetson Mesi Sirait (XI…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi…
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus mendorong…
Bupati Keerom, Piter Gusbager, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar euforia perhelatan Piala Dunia 2026 tidak…