Sementara itu, Kepala Disperinaker Trans Kabupaten Keerom, Irawati Minggu Rombe, menyebutkan bahwa kue tradisional memiliki nilai jual yang tinggi jika dikemas dan diproduksi dengan standar pasar yang baik.
“Kue kampung bukan hanya sekadar kuliner tradisional, tetapi bagian dari identitas budaya yang perlu dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Kami berharap mama-mama dapat mengolah bahan lokal menjadi produk kue unggulan yang lebih menarik, higienis, dan memiliki daya saing di pasar,” jelas Irawati.(eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…