

Tampak seorang supir dan barang bukti minuman keras hasil razia saat dibawa ke Mapolres Keerom, Jumat (15/11). (FOTO:Humas Polres Keerom)
KEEROM – Polres Keerom kembali berhasil menyita 24 botol minuman keras merek Whisky Robinson (WIRO) yang dibawa sebuah truk pada saat menggelar razia kendaraan dalam rangka Cooling System, yang digelar di trans Papua Arso VII, Kabupaten Keerom, Jumat (15/11).
Dalam razia ini dipimpin oleh perwira pengawas Ipda Ponidi, dengan melibatkan personel gabungan piket fungsi Polres Keerom. Ponidi mengatakan, razia dilaksanakan meliputi pemeriksaan surat-surat kendaraan, kelengkapan kendaraan, barang bawaan.
“Pemeriksaan dilakukan secara intensif terhadap orang dan barang yang dibawa, untuk memastikan bahwa tidak ada yang mengangkut barang berbahaya,” ungkap Ipda Ponidi.
Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa penemuan 24 botol miras tersebut bermula saat pihaknya melakukan pemeriksaan kendaraan dan mencurigai dengan isi muatan salah truk. Personel pun kemudian memeriksa muatan mobil truk dan menemukan 24 botol miras tersebut.
“Sopir saat ditanya tentang muatannya berbelit- belit jawabannya, setelah kendaraannya digeledah, personel berhasil menemukan 24 botol miras merk Whisky Robinson yang disimpan di dalam tas,” ujarnya.
“Karena ditemukan minuman miras di truk yang dihentikan tersebut, selanjutnya personel membawa barang bukti miras, kendaraan dan pemilik ke Mapolres Keerom guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (eri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…