

Bupati Gusbager Ajak Jaga Toleransi di Kabupaten Keerom
KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dengan menyalurkan bantuan Safari Natal tahun 2025 senilai total Rp 1,5 miliar.
Bantuan ini diluncurkan dan diserahkan langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager kepada jemaat-jemaat gereja di bawah naungan persekutuan gereja-gereja di Keerom.
Dalam kegiatan penyerahan yang dihadiri oleh lebih dari 40 perwakilan jemaat di dalam naungan persekutuan gereja-gereja di Keerom. Serta pendeta, dan pastor.
“Hari ini Pemerintah Kabupaten Keerom meluncurkan dan menyerahkan safari Natal tahun 2025. Kita salurkan bantuan kepada setiap jemaat Rp 25 juta dan total safari Natal 2025 sebesar Rp 1,5 miliar,” ungkap Bupati Gusbager, Minggu (14/12).
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu berharap bantuan ini dapat memberikan motivasi dan harapan bagi seluruh jemaat yang merayakan Natal, serta menjadi pemantik agar semangat kasih, kebersamaan, dan kebahagiaan Natal terus dipelihara.
Bupati dua periode itu juga menekankan pentingnya menjaga suasana damai dan tentram di Kabupaten Keerom, terutama selama perayaan Natal 2025. “Untuk itu saya sampaikan kepada seluruh gereja untuk menjaga Kabupaten Keerom tetap aman dan damai. Menjaga toleransi dan memupuk kebersamaan,” ujarnya.
“Natal 2025 tetap menjadi Natal yang penuh cinta kasih di tengah keluarga, jemaat, dan masyarakat Kabupaten Keerom,” sambungnya.
Selain bantuan Safari Natal, Pemerintah Kabupaten Keerom juga menyalurkan insentif sebagai bentuk apresiasi dan kemitraan kepada tokoh-tokoh agama dan adat yang berperan penting dalam pembangunan daerah.
Dana yang bersumber dari Otsus Papua ini diberikan kepada tokoh agama seperti pendeta, pastor, majelis, dan tokoh agama lainnya di seluruh distrik Keerom senilai lebih dari Rp 800 juta.
Page: 1 2
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…