Kemudian insentif tokoh adat dibayarkan kepada kepala suku, ondoafi, dan ketua keret di seluruh Kabupaten Keerom senilai Rp 1,2 miliar.
Bupati Gusbager menjelaskan penyaluran insentif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat Keerom merasakan hasil-hasil pembangunan dan pelayanan.
Dirinya juga menuturkan tanpa gereja, adat, dan agama, pemerintah tidak mungkin dapat mewujudkan visi besar perubahan, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan, dan transformasi Kabupaten Keerom.
“Mari dalam semangat Natal memupuk toleransi, memupuk kebersamaan, menjaga Kabupaten Keerom tetap aman dan damai. Selamat menyongsong Natal, selamat merayakan masa adven, Tuhan Yesus memberkati,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…
Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…
Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…