Categories: KEEROM

Di Waris, Seorang Pria Aniaya Tetangganya Hingga Tewas

KEEROM- Seorang pria berinisial SL (33), menganiaya tetangganya sendiri hingga meninggal dunia menggunakan parang. Korban berinisial LM (34) meninggal setelah mengalami luka parah pada betis sebelah kanan, luka pada tangan sebelah kiri dan luka pada kening sebelah kiri.

Peristiwa naas ini terjadi di Dusun Kalilapar II, Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Senin (12/9) pagi.

Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer,SH, SIK melalui Kapolsek Waris Iptu Yatin, S.Sos, menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat korban ribut-ribut di kediaman saksi (PS). Kemudian tiba – tiba datang pelaku (SL) dengan membawa parang dan langsung menganiaya korban.

“Pelaku menghampiri korban dan langsung menganiaya korban menggunakan parang sabel sebanyak 2 kali pada betis sebelah kanan, tangan sebelah kiri dan kening sebelah kiri,” ucap Iptu Yatin dalam release yang diterima Cenderawasih Pos.

Iptu Yatin menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat menganiaya korban hingga tewas lantaran sakit hati dengan tindakan dan perlakuan korban yang sering mengganggu pelaku selama hidup bertetangga di Dusun Kalilapar II.

“Korban ditemukan masyarakat yang sedang melintas dalam kondisi sudah meninggal dunia, selanjutnya mengantar korban ke kediamannya,” ujar Iptu Yatin.

“Mengenai pelaku yang melarikan diri, kami sementara dalam upaya pencarian. Mengenai kematian korban, kami sudah mengambil langkah – langkah hukum seperti visum terhadap korban dan olah TKP,” tutup Iptu Yatin. (eri/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KEEROM

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

8 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

9 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

9 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

10 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

10 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

11 hours ago