Categories: KEEROM

Pemkab Keerom Launching 3 Bus Sekolah

KEEROM – Hari ini, Rabu (4/10), 3 bus sekolah di Kabupaten Keerom akan mengaspal. Ketiga bus tersebut nantinya akan mengantar jemput para siswa/siswi yang ada di Distrik Arso Timur, Arso, Arso Barat dan Distrik Skanto.

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., yang memimpin launching peluncuran bus pada Selasa (3/10) kemarin mengatakan,  bus ini menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan di Negeri Tapal Batas, Keerom.

“Bus ini ada 3, satu bus besar dan 2 mini bus. Mulai beroperasi besok (Rabu-red) pada jam 6 pagi,” ungkap Bupati Gusbager dalam sambutanya.

Terkait dengan rute yang nantinya dilalui, orang nomor satu di Kabupaten Keerom menyebutkan jika Dinas Perhubungan bersama Dinas Pendidikan telah memiliki rute untuk menjangkau anak sekolah yang ada di Distrik Arso Timur, Distrik Arso, Distrik Arso Timur dan Distrik Skanto.

Dia berharap, adanya fasilitas bus sekolah ini benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa. Terutama mendapatkan dukungan dari para orang tua murid.

Bupati Gusbager juga menegaskan jika pelayanan bus sekolah ini tanpa dipungut biaya apapun. “Seluruh operasional bus ditanggung oleh pemerintah. Mulai dari sopir dan BBM semua sudah ditanggung oleh pemerintah. Jika ada sopir yang meminta pungutan liar, silahkan lapor kepada saya,” tegasnya.

Bahkan Bupati Gusbager menyebutkan bahwa pihaknya akan menambah unit bila operasi bus ini bisa berjalan dengan baik.

“Saya akan melakukan evaluasi terhadap operasi bus ini, kalau evaluasi itu menunjukkan tanda baik maka saya akan menambah lagi 3 unit. Tapi kalau dukungan dari siswa dan guru serta orang tua tidak ada, saya pikir 3 unit ini cukup. Saya sampaikan kepada anak sekolah untuk ayo naik bus. Dan semoga kehadiran bus ini bisa memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah. Kedepan kita juga akan operasikan untuk wilayah Senggi dan Waris,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Keerom menambahkan bahwa kehadiran 3 bus ini bentuk pelayanan pendidikan di Kabupaten Keerom. “Kami akan berikan pengawasan, mobil ini gratis. Ini merupakan salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan ,”tandasnya.(eri/ary)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

1 day ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

2 days ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

2 days ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

2 days ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

2 days ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

2 days ago