

Tampak personel Satgas Pamtas Statis Yonif 122/Tombak Sakti saat membantu masyarakat mengolah sagu di Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Jumat (1/8). (FOTO: Istimewa)
KEEROM – Satgas Pamtas Statis Yonif 122/Tombak Sakti membantu masyarakat mengolah bahan makanan pokok berbahan dasar sagu di Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Jumat (1/8).
Danpos Satgas Yonif 122/TS Letda inf Gatot Hanarto mengatakan, bantuan oleh personel Pos KaliAsin yang dipimpin Wadanpos Rege Raya Tafonao tersebut dilakukan sebagai upaya pendampingan dalam memberikan bantuan tenaga dan bimbingan pengolahan sagu yang baik kepada warga Kampung Kibay.
“Wilayah Kampung Kibay Distrik Arso Timur merupakan daerah yang banyak memiliki sumber alam yang dapat diberdayakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Danpos. Jum’at dalam rilisnya (1/9).
Sementara itu, Wadanpos Kali Asin Rege Raya Tafonao mengungkapkan, kegiatan membantu masyarakat dalam mengolah sagu mulai proses pemilihan batang pohon sagu berkualitas yang akan ditebang, proses pemotongan batang sagu, hingga memukul/mencacah batang pohon sagu dengan alat khusus.
“Sagu merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia, terutama di daerah Indonesia bagian timur khususnya Papua, sagu merupakan bahan makanan pokok yang memang memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh,” ujar Wadanpos.
Kemudian RT 1 Kampung Kibay, Daniel Kuntuy menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat membantu dan meringankan pekerjaan mereka dalam pengolahan bahan makanan pokok dari batang sagu.
“Terima kasih kepada Bapak TNI yang sudah memberikan bantuan kepada kami, biasanya kami kerjakan sedikit lama sekarang sudah lebih cepat dari sebelumnya,” pungkasnya. (eri/ary)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…