“Bisa satu orang bisa kirim 100 kg sampai 1 ton per orang. Sekali trip pesawat Hercules maksimal biasanya 5 orang, minimal 2 orang yang mengirim daging babi ke Wamena. Satu trip bisa mencapai satu ton,” ungkapnya. Dalam sebulan, dengan tiga kali trip ke Wamena, total pengiriman daging babi dari Biak bisa mencapai 3 ton, meskipun ini juga menyesuaikan dengan jadwal penerbangan Hercules.
“Tapi biasanya kalau ada trip ke Wamena akan selalu ada yang mengirimkan daging babi ke sana,” tambah Awit Dyah A. Naomi, menggarisbawahi peran penting Biak sebagai pemasok utama daging babi bagi daerah yang terdampak ASF. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari pihak karantina untuk memastikan setiap pengiriman memenuhi standar kesehatan hewan guna mencegah penyebaran wabah lebih lanjut. (Il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ancaman tenggelamnya daratan Kampung Nubuai bukan sekadar kekhawatiran tanpa alasan. Berdasarkan penuturan perwakilan Tokoh Pemuda…
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, mengatakan hingga saat ini lima gedung Koperasi…
Menurut Wali Kota, MPLS merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam perjalanan pendidikan seorang siswa.…
Menurut Rustan Saru, berdasarkan informasi yang diterimanya, bayi tersebut tiba di RSUD Ramela dengan kondisi…
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta kepala…
Pemerintah Kota Jayapura dalam hal Wakil Wali Kota, Rustan Saru memastikan penanganan medis terhadap seorang…