Categories: BIAK

Deklarasi Provinsi Kepulauan Papua Utara Warnai Puncak HUT ke-107

BIAK – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemerintahan Kabupaten Biak Numfor hari ini berlangsung meriah dan penuh makna. Acara tersebut tidak hanya menjadi momen syukuran atas perjalanan panjang Biak Numfor, tetapi juga menjadi saksi deklarasi Daerah Otonomi Baru (DOB) Wilayah Kepulauan Papua Utara, sebuah komitmen kuat dari wilayah adat Saireri untuk memimpin dirinya sendiri.

Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Bupati Wilayah Adat Saireri, mengungkapkan rasa syukurnya. “Hari ini adalah hari yang Tuhan rayakan untuk kembali mengungkapkan rasa syukur kita, bagi kita di Biak. Tepat hari ini kita melaksanakan syukuran 107 tahun Biak. Perjalanan ini penuh dengan berbagai tantangan, namun puji Tuhan dengan segala keberadaan dan keterbatasan kita, pemerintahan masih berjalan dengan baik, aman, dan tertib,” ujar Bupati Markus.

Mansnembra juga menyoroti kebanggaan atas berbagai agenda kerja sama antara Biak dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang disaksikan dalam momentum ini.

“Ini adalah wujud nyata komitmen bagi kita yang ada di Papua untuk membangun tanah Papua secara utuh,” tambahnya, sembari berharap pembagian Papua menjadi enam provinsi tidak menimbulkan ego sektoral dalam pembangunan.

Perayaan puncak HUT Pemerintahan Biak Numfor ke 107 yang diwarnai deklarasi Provinsi Kepulauan Papua Utara, Biak, (17/07). (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)

Ia mengingatkan peran penting orang Biak yang telah berlayar, berjalan ke pesisir, dan menapaki bukit gunung untuk membuka peradaban. Namun, Mansnembra juga menyayangkan bahwa saat ini peradaban Saireri terkesan sedang mencari jati diri.

“Kami berharap dengan momentum 17 Juli 2025 ini, dengan sebuah deklarasi yang sudah kita lakukan, maka kita telah menemukan jati diri kita,” tegasnya, seraya berharap aspirasi pembentukan DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara ini didengar langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI di Jakarta. “Orang Saireri tidak minta yang lain, kami minta DOB.” Kata Markus menggelora.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kru Pesta Babi Minta Publik Tak Dihakimi Mama Yasinta

Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…

31 minutes ago

Geruduk Masuk, di Hadapan Gubernur Sekelompok Pemuda Teriak Tolak PSN

Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…

2 hours ago

ABR Kembali Pimpin Golkar Kota Jayapura, Target Pertahankan Palu DPRK

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…

4 hours ago

Di Jayapura, Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Diskusi Publik Tentang PSN

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…

8 hours ago

Bom Peninggalan Perang Meledak, Lima Orang Tewas

Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…

14 hours ago

Pemkot Jayapura Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI

Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…

15 hours ago