Categories: BIAK

Kantor Kemenag Biak Ungkap Kolaborasi Sukses dalam Event Keagamaan

BIAK– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Biak Numfor menegaskan komitmennya dalam mendukung dan menyelenggarakan berbagai event keagamaan di wilayah tersebut. Kepala Kemenag Biak, Rolland S. Abidondifu, menjelaskan bahwa program-program keagamaan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Kemenag dan pemerintah daerah.

“Event-event keagamaan yang ada di Biak itu memang program-program dari Kementerian Agama berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam hal pendanaan dan kebijakan,” ujar Rolland S. Abidondifu, Senin (16/6).

Menurut Abidondifu, seluruh pembiayaan dan pendanaan untuk kegiatan dan event keagamaan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) daerah masing-masing.

Sementara itu, dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Agama biasanya berupa bantuan operasional kepada lembaga-lembaga keagamaan.

Bantuan ini diberikan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) untuk umat Islam, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) untuk umat Kristen, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (LP3K) untuk umat Katolik, serta kepada umat Buddha dan Hindu. “Semua event keagamaan itu di bawah binaan dari Kementerian Agama,” tambahnya.

Sebagai salah satu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kemenag, setiap event keagamaan selalu mendapatkan perhatian penuh. Rolland S. Abidondifu mengungkapkan bahwa berbagai kegiatan seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Seleksi Tilawatil Quran (STQ), Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI), Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI), HUT Sawa Dharmagita, dan juga event dari agama Hindu, selama ini berjalan dengan baik di Kabupaten Biak Numfor.

Dalam kesempatan tersebut, Abidondifu juga menyampaikan informasi mengenai event keagamaan terdekat.

“Untuk event terdekat lainnya adalah kegiatan Pesparani yang mana nantinya Biak Numfor ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut,” pungkasnya. Penunjukan Biak Numfor sebagai tuan rumah Pesparani menunjukkan kepercayaan kemampuan Biak dalam menyelenggarakan acara keagamaan berskala besar se-Provinsi Papua. (il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

3 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

4 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

5 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

6 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

7 hours ago

Bukan Sekedar Ancaman Fisik Tapi Juga Terhadap Simbol dan Martabat Lembaga Keagamaan

Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…

8 hours ago