Ia mencontohkan, banyak fasilitas fisik seperti rumah paramedis yang dibangun kini terbengkalai, sementara kebutuhan pelayanan mendasar seperti dokter di Puskesmas justru kurang.
“Kita terlalu banyak berpikir fisik dan fisik. Banyak fasilitas yang dibangun… tapi sekarang kita pergi ke Numfor itu banyak yang terbengkalai. Kurangi kegiatan fisik, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” perintahnya.
Sebagai komitmen perbaikan, Bupati Markus O. Mansnembra menegaskan bahwa pada tahun 2026, mekanisme pembayaran harus tertib: DAK membayar DAK, DBH membayar DBH, dan Otsus membayar Otsus. Ia juga menyatakan komitmennya untuk duduk bersama dengan pihak Dewan demi menyepakati kondisi anggaran yang normal. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…