Sementara Kepala Stasiun PSDKP Biak, Mochamad Erwin, menjelaskan bahwa dua kapal asing yang diamankan yakni kapal penampung ikan dan kapal penangkap ikan tersebut telah diamankan karena melakukan illegal fishing di Wilayah Pengelolaan Perikanan 717 (WPP 717), pada tanggal 9 Mei 2025 lalu.
Jose Rizal, Kepala Kantor Imigrasi Biak, menambahkan bahwa deportasi terhadap 26 kru kapal ini dijadwalkan pada tanggal 17 Juni 2025. Ia juga menyoroti peran penting dari Konsulat Filipina yang telah memberikan dukungan penuh dalam pengurusan dokumen perjalanan bagi para kru kapal yang akan dideportasi, direncanakan para Kur akan dideportasi melalui jalur udara.
“Konsulat Filipina sudah mengonfirmasi status kewarganegaraan mereka dan telah bekerja sama dengan kami untuk memastikan proses deportasi berjalan lancar,” tambahnya. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
epala Suku Wouma Kurima Hamzah Lantipo menyatakan usai konflik pada 15 Mei lalu selanjutnya tak…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Diketahui, sebanyak 17 unit sepeda motor milik warga yang ada di sekitar Pelabuhan Kondap, Kelapa…
Perjalanan menuju Distrik Douw tidak mudah. Dengan menggunakan pesawat perintis dari Sentani, rombongan harus menempuh…
Akibat insiden ini pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy…
– Panitia Idul Adha Masjid Agung Baitul Rahman Wamena menyalurkan 13 ekor daging kurban yang…