Categories: BIAK

Hari Pertama Penutupan, Pasar Langsung Disemprot Disinfektan

Penyemprotan disinfektan di hari pertama penutupan sementara pasar-pasar yang ada di Kabupaten Biak Numfor, Rabu (13/5) kemarin.  (FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor langsung gerak cepat menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan penyemprotan disinfektan  pada hari pertama penutupan pasar dan terminal, Rabu (13/5) kemarin.  Tim langsung melakukan penyemprotan menyeluruh, termasuk semua benda-benda lainnya juga ikut disasar di pasar tersebut.

   Penyemprotan itu dilakukan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penularan Virus Corona (Covid-19) di wilayah pasar. Pasalnya, wilayah pasar sudah masuk dalam kategori zona “merah”, mengingat sejumlah pasien yang dinyatakan positif terkomfirmasi selama ini aktivitasnya di pasar. 

  Tak hanya penyemprotan, namun sejumlah upaya pencegahan lainnya ikut dilakukan dan telah terjadwal. Adapun hal-hal yang akan dilakukan pemerintah dalam menata pasar selama 1 minggu penutupan antara lain; penyemprotan (hari  Rabu dan Kamis),  pembersihan pasar (hari Jumat dan Sabtu), dan penataan lokasi atau jarak penjual (hari Minggu, Senin dan Selasa).

  Selain melakukan kegiatan tersebut, juga hasil pemetaan lainnya akan ditindaklanjuti dengan melakukan pendekatan setiap pedagang atau siapa saja yang berpotensi tertular Virus Corona untuk diperiksa. Hal tersebut dinilai penting dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona agar tidak meluas di Biak Numfor. 

  “Intinya sejumlah langkah konkret telah disiapkan dan dijadwalkan, hari pertama dan hari kedua dilakukan penyemprotan disinfektan, dan sejumlah kegiatan lainnya pada hari berikutnya. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penularan Virus Corona dan sekali lagi saya berharap semua pihak ikut mendukung kebijakan penutupan sementara pasar ini,” ujar Bupati yang juga adalah Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.‘

  Sekedar diketahui, penutupan sementara pasar akan berlangsung selama 7 hari (tanggal 13 – 19 Mei). Sementara kasus positif terkonfirmasi di Kabupaten Biak Numfor sudah 23 orang (dua telah sembuh), dan upaya tracking terus dilakukan tim medis, salah satunya dengan cara melakukan kegiatan rapid test dan lainnya.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pemain Berharap Suporter  Tetap Berikan Dukungan

Pemain Persipura Jayapura, Rafael Sunuk meminta seluruh masyarakat Papua maupun pecinta Persipura untuk tetap memberikan…

12 hours ago

Kabut Asap Kian Parah di Boven Digoel, Sekolah Diliburkan Tiga Hari

Kebijakan ini diambil menyusul kabut asap dan kondisi kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan serta…

13 hours ago

Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Targetkan Eliminasi MalariaTahun 2027

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudi Aibesa, S.KM, M.Kes menyatakan pelatihan yang melibatkan dokter…

14 hours ago

Kini di Mimika Beli Minyak Tanah Pakai Barcode

Melalui kebijakan baru ini, setiap warga yang sudah terdaftar berhak membeli minyak tanah hingga 20…

15 hours ago

Seorang Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama Sentani, Diduga Dibunuh?

Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura,…

16 hours ago

Pemkab Merauke Perkuat Pemetaan Wilayah Rawan Karhutla

Pemerintah Kabupaten Merauke memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemetaan wilayah rawan…

17 hours ago