

Kadis Dikdaya Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd (FOTO:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK NUMFOR – Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Biak Numfor membantah laporan yang menyebutkan bahwa angka putus sekolah di wilayah tersebut mencapai 26.000 peserta didik. Menurut pihak Dinas Pendidikan, angka tersebut sangat tidak valid dan tidak mencerminkan keadaan sebenarnya di lapangan.
“Isu ini sudah mencuat tahun lalu, dan kami di Biak kami sudah lakukan antisipasi tahun 2023, dengan membentuk tim dibawah pimpinan Wakil Bupati Calvin Mansnembra, saat itu, kita lakukan dua hal, kita konfrontir data itu dengan data BPS, itu jauh sekali, beda dengan data yang dilansir itu, kedua seluruh kepala distrik, kelurahan dan kampung dan data manual, dan angkanya justru lebih sedikit, sekitar 115 anak saja angka putus sekolah,” ungkap Kadis Dikdaya Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd.
Kamrudin, S.Pd melalui pernyataan resmi yang disampaikan kemarin, menjelaskan bahwa angka putus sekolah yang beredar tersebut berasal dari data residu yang ada pada Data Pokok Kependidikan (Dapodik). Data tersebut, kata dia, diambil tanpa pembaruan atau verifikasi terbaru oleh operator sekolah, atau migrasi data, dari yang tamat atau naik kelas, dan juga naik satuan jenjang pendidikan. Hal ini menyebabkan data tersebut menjadi stagnan dan tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…