Terkait dugaan penyalahgunaan di Desa Mambesak, Aipda Lintar mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memeriksa sekitar 10 orang saksi. Dugaan penyalahgunaan ini berkaitan dengan pengadaan POM Mini untuk Bumdes di tahun 2024, yang kini diketahui sudah rusak dan mangkrak.
“Di Desa Mambesak, kami sedang menyelidiki penggunaan dana desa terkait pengadaan POM Mini untuk Bumdes. Memang ada pengadaan, tapi kini POM Mini tersebut sudah rusak dan mangkrak,” ungkap Aipda Lintar.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengawasi penggunaan dana desa di kampung mereka. Jika ada dugaan penyalahgunaan, masyarakat diminta untuk melaporkan dengan membawa data dan dokumen yang bisa mendukung laporan tersebut, bukan hanya sekadar melalui media sosial.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mama Sinta menegaskan keberangkatannya ke Jakarta dilakukan atas kemauan sendiri dan menggunakan biaya pribadi. Tujuannya…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, mengajak seluruh masyarakat Kampung Yongsu Spari untuk bersatu dan mendukung kepemimpinan…
Hampir semua tim sepakbola dari tanah Papua rontok di laga perdana liga 4 putaran nasional…
Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…
Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…