Categories: OLAHRAGA

Akhirnya, PSBS Mulai TC di Jogja

Fokus Bangun Harmonisasi dan Semangat Kekeluargaan

BIAK — PSBS Biak, klub sepak bola asal Kabupaten Biak Numfor, telah memulai pemusatan latihan di Yogyakarta sejak 6 Juli 2025, sebagai bagian dari persiapan mereka untuk musim 2025-2026. Klub ini bertekad untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi Liga Indonesia dengan membawa semangat kekeluargaan, keharmonisan, dan hubungan baik antar semua pihak yang terlibat.

Dalam wawancara via telepon, Ketua Harian PSBS Biak, Jimmy Carter Rumbarar Kapisa, mengungkapkan bahwa manajemen klub telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan kelangsungan tim dan masa depan pemain, meski sebagian dari mereka tidak akan dipertahankan pada musim depan.

“Dari manajemen, tidak ada satu pemain pun yang kami buang begitu saja. Kami mengacu pada regulasi PSSI dan selalu berusaha mencari solusi terbaik untuk kepentingan dan masa depan pemain,” ujar Jimmy Carter.

Meski beberapa pemain lama mungkin tidak akan masuk dalam skuad utama untuk musim 2025-2026, Jimmy menekankan bahwa manajemen tetap berkomitmen untuk mencari klub baru bagi mereka yang tidak dipakai. Selain itu, manajemen klub juga memastikan untuk tetap memenuhi hak-hak kontrak para pemain.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

9 minutes ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 hour ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

2 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

3 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

4 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

5 hours ago