Categories: BIAK

Polres Biak Numfor Terima Laporan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa

BIAK– Aipda Lintar Haryana, Kanit Tipikor Reserse Polres Biak Numfor, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari warga masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dana desa di beberapa desa di wilayah Biak Numfor. Desa Mambesak, Wilmaker, dan Sauri menjadi fokus penyelidikan terkait hal ini.

Menurut Aipda Lintar, proses penyelidikan sudah dilakukan di Desa Wilmaker pada saat ia menjabat sebagai Kanit Tipikor pada Mei 2025. Pemeriksaan telah dilakukan terhadap aparat kampung, dan laporan sudah diserahkan ke APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) untuk dilakukan audit investigasi lebih lanjut.

“Tahun 2024-2025 kami menerima laporan dari warga terkait dugaan penyalahgunaan dana desa, baik di Desa Mambesak, Wilmaker, dan Sauri. Desa Wilmaker sudah kami lakukan pemeriksaan, dan saat ini sudah kami ajukan audit investigasi ke APIP,” ujar Aipda Lintar saat diwawancarai, Senin (7/7) kemarin.

Di sisi lain, untuk Desa Sauri, meskipun laporan sudah masuk, Aipda Lintar menegaskan bahwa pengelolaan dana desa tahun 2025 masih dalam proses berjalan, sehingga belum ada laporan pertanggungjawaban yang bisa dijadikan dasar untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Masyarakat kadang kurang paham. Laporan yang mereka sampaikan terkait dana desa di tahun 2025, sementara tahun berjalan belum ada laporan pertanggungjawaban yang diterbitkan. Untuk melakukan penyelidikan, kita harus melihat dari laporan tersebut, apakah ada penyalahgunaan anggaran yang mengarah pada tindak pidana korupsi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aipda Lintar menyatakan bahwa penyelidikan hanya dapat dilakukan setelah perhitungan kerugian negara dilakukan oleh lembaga terkait, seperti APIP, Inspektorat, BPKP, atau BPK. Setelah itu, jika terbukti ada pelanggaran, kasus dapat ditingkatkan ke penyidikan dan penetapan tersangka.

“Pihak kepolisian hanya bisa melakukan penyelidikan, sedangkan perhitungan kerugian negara dilakukan oleh lembaga yang berwenang. Jika ditemukan pelanggaran, baru kami akan tingkatkan ke penyidikan,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

20 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

1 day ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

1 day ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

2 days ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago