

Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy C.R Kapisa usai memimpin apel perdana di tahun 2026, dan disambut dengan bangga oleh Bupati Markus Oktovianus Mansnembra, MM. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mempertegas komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor pelayanan publik. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapisa, dalam wawancara pada Senin (5/1).
Wakil Bupati menyampaikan bahwa capaian positif sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi penting bagi kinerja pemerintah di tahun ini. Sebagaimana diketahui, Biak Numfor berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola keuangan daerah.
“Penghargaan yang telah diraih di tahun 2025 silam harus menjadi motivasi. Bupati bersama saya dan seluruh ASN terus berjuang menuju visi APBD Sehat di Biak Numfor,” ujar Jimmy Kapisa. Ia mengakui bahwa tantangan ekonomi nasional saat ini tidak mudah, namun hal tersebut justru memacu Pemda untuk lebih inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di sektor kesehatan, Pemkab Biak Numfor memastikan bahwa kebijakan pelayanan Puskesmas 24 jam akan tetap dipertahankan. Meski mengakui masih terdapat kekurangan di lapangan, Jimmy menegaskan komitmen Bupati dan jajaran untuk terus membenahi fasilitas kesehatan (faskes) di tingkat dasar.
“Kami sadar masih ada kekurangan, namun komitmen kami jelas: membenahi setiap satuan pelayanan agar masyarakat mendapatkan hak kesehatan yang optimal,” tambahnya.
Page: 1 2
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…