

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd ketika menyampaikan sejumlah program percepatan pengembangan RSUD Biak kepada Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL (K), MARS, di Jakarta, pekan kemarin. ( FOTO: Fiktor/Cepos)
Untuk Pembangunan Gedung dan Pengadaan Alkes
BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kembali mengusulkan sejumlah progam pembangunan sarana dan prasana penunjang pelayanan kesehatan (Yankes) pada tahun 2022 mendatang di RSUD Biak. Usulan itu disampaikan langsung ke Kementerian Kesehatan di Jakarta melalui Ditjen Pelayanan Kesehatan.
Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd dalam lanjutan audensi yang dilakukan di sejumlah kementerian kembali menemuai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL (K), MARS, di Jakarta.
Sejumlah usulan yang disampaikan langsung oleh Bupati saat itu mendapat respon baik dari Dirjen Yankes Prof Kadir. Dalam pertemuan itu, Prof Kadir menyatakan siap membantu pengembangan RSUD Biak Numfor dan sejumlah tahap perencanaan akan segera ditindaklanjuti pada tahun 2022 mendatang, sehingga realisasi pelaksanaan sejumlah kegiatan juga secepatnya.
“Usulan kami telah sampaikan dan cukup direspon baik oleh Pak Dirjen Yankes, intinya Kementerian Kesehatan siap membantu pengembangan RSUD Biak. Usulan secara tertulis juga kami telah sampaikan, tentu diharapkan secepatnya dapat ditindaklanjuti,” tandasnya.
Adapun usulan tersebut antara lain; pengadaan alat kesehatan (Alkes) antara lain; (1) Pengadaan Alat Laenec 1 Unit Rp. 45 Miliar, (2) Pengadaan Alat Hyperbarik Chamber Unit 1 Rp. 9,5 Miliar (3) Pengadaan Alat Cathlab 1 Unit Rp 20 miliar, secara keseluruhan usulan untuk pengadaan alat kesehatan ini sebesar Rp 74,5 miliar.
Sementara usulan untuk pembangunan gedung masing-masing; pembangunan gedung Laenec 1 unit sebesar Rp. 30 Miliar (2) pembangunan gedung Hyperbarik Chamber dan Cashlab 1 unit dengan usulan anggaran sebesar Rp 5 Miliar, lalu usulan pembangunan gedung perawatan Obgyn dan anak 1 unit sebesar Rp 55 Miliar, secara total usulan pembangunan gedung itu sebesar Rp 90 Miliar.
“Jadi kalau ditotalkan untuk usulan ke Dirjen Yankes sebesar 164,5 miliar. Ya, ini baru sebatas usulan, dan kita berharap mendapat respon yang baik untuk kemajuan dan peningkatan pelayanan di RSUD Biak kedepan,” pungkas Bupati.(itb/tri)
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…