Categories: BIAK

Masyarakat Diminta Menjauhi Bahan Peledak Sisa Perang Dunia II

BIAK-Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan peledak sisa Perang Dunia II seperti mortir atau bom. Tindakan seperti mengergaji atau mengerinda bahan peledak tersebut diminta untuk sekali-kali tidak terjadi lagi di masyarakat.
Kejadian ledakan yang memakan korban nyawa pada minggu lalu diharapkan tidak terulang lagi di masyarakat. Kegiatan – kegiatan berbahaya dengan merakit bahan peledak dengan pengboman ikan dan kegiatan lainnya yang dinilai membahayakan nyawa diminta agar tidak dilakukan lagi.

“Saat ini kita tidak bisa saling menyalahkan, tapi mari kita ambil hikmanya atas kejadian ini, jauhi penggunaan bahan peledak termasuk peninggalan bom dan mortar peninggalan perang dunia II ini,” imbuhnya.

Di Kabupaten Biak Numfor bahan peledak berupa motir dan bom peninggalan perang dunia II masih sering ditemui mayarakat. Bahan peledak ini masih dijumpai di laut atau dasar laut, di bagian kepulauan seperti Pulau Undi dan bebarap lokasi lainnya di Biak Numfor. Serbuk dari motir atau roket ini diambil oleh warga untuk dijadikan bahan peledak (dopis) pemboman ikan dan rangkanya (besi/tembaga) dijual per kilo gram.

Diakui Bupati, bahwa peristiwa ledakan yang terjadi pekan lalu juga tidak terlepas dari upaya menghidupi keluarga, namun tindakan itu sangat berbahaya tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain sebagaimana insiden yang telah terjadi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Serpihan Bom Akhirnya Ditemukan

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…

16 hours ago

Dua Prajurit TNI Disebut Tewas Dalam Kontak Tembak

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…

17 hours ago

Pemerintah Diingatkan Segera Menyiapkan Langkah Antisipatif

Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…

18 hours ago

Jawab Isu “Pesta Babi”, Mentan Amran Sebut Pesta Pangan

“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…

19 hours ago

Tak Heran Pelaksanaan MBG Carut Marut

Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…

22 hours ago

Mengapa Biak Banyak Ditemukan Amunisi Bekas Perang Dunia

Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…

1 day ago