

BIAK-Serpihan bangkai pesawat Catalina milik Royal Australian Air Force (RAAF) diserahkan ke Pemerintah Australia. Pesawat jenis Catalina RAAF itu diduga jatuh di hutan Kabupaten Fakfak pada perang dunia II lalu. Penyerahan bangkai pesawat itu dilakukan oleh Kepala Staf Komando Operasi Udara TNI AU (Koopsau) III Marsma. TNI Erwin Buana Utama, Grad.Dipl.in ORS, MMOAS, di Bandara Torea Kabupaten Fakfak, kemarin.
Penyerahan serpihan bangkai pesawat itu diterima langsung oleh kepada AIRCDRE John Stanley Meier, Director General of History and Heritage Branch RAAF, mewakili pemerintah Australia.
Kaskoopsau III dalam releasenya yang diterima Cenderawasih Pos menyatakan, bahwa kedatangan rombongan pihak Australia mengambil serpihan bangkai pesawat Catalina yang jatuh pada saat perang dunia II juga merupakan bagian tak terpisahkan dari kerja sama antara kedua negara yang sudah berlangsung baik.
“Kami menyampaikan penghargaan atas upaya RAAF mengevakuasi serpihan bangkai pesawat RAAF. Tentunya itu dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan prajuritnya yang menjadi korban konflik masa lalu,” ujarnya.
Diharapkan melalui upaya ini, lanjutnnya, dapat mempererat hubungan kerja sama antara Angkatan Udara Indonesia dan Australia dan yang terpenting adalah hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia.
Dikatakan Kaskoopsau, bahwa evakuasi serpihan pesawat Catalina merupakan hal penting bagi Australia terkait masalah emosional bagi keluarga korban saat itu, sebab hingga saat ini masih tercatat ada sekitar 3.000 tentara Australia yang hilang di Indonesia, selama perang dunia II.
Sementara itu AIRCDRE John Stanley Meier, Director General of History and Heritage Branch RAAF dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada TNI AU serta pemerintah daerah, juga jajaran TNI di Fakfak, serta masyarakat yang telah menemukan dan membantu proses evakuasi pesawat Catalina yang jatuh pada perang dunia kedua ini.
Sekedar diketahui, ikut hadir pada seremonial penyerahan pesawat Catalina itu adalah Wakil Bupat Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si., Dandim 1803/Fakfak Letkol. Inf. Yatiman, A.Md., jajaran pejabat lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak, serta tim gabungan TNI AU dan RAAF dalam misi evakuasi Catalina.(itb/tri)
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…