Dalam menanggapi situasi ini, BMKG Biak telah berkoordinasi dengan BPBD Supiori untuk segera mengambil langkah-langkah sesuai dengan MoU dan SOP yang telah disiapkan. BPBD Supiori kini sedang melaksanakan pendataan dan evakuasi serta memberikan himbauan kepada warga untuk menjauh dari wilayah pantai hingga peringatan tsunami dicabut.
“Kami terus memantau situasi ini. Jika ancaman tsunami telah berlalu, peringatan akan segera dicabut,” kata Subaktiono, seraya mengingatkan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Koordinator Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur dan…
ETLE Drone ini mulai dioperasikan pada Januari 2026 oleh Subdirektorat Penindakan dan Penegakan Hukum (Subdit…
"Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog…
Umar menjelaskan, dalam UU ITE yang baru dipertegas mengenai batasan substansial tentang jenis kebohongan digital…
Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya belum memutuskan atau menyetujui kenaikan gaji…