Dalam menanggapi situasi ini, BMKG Biak telah berkoordinasi dengan BPBD Supiori untuk segera mengambil langkah-langkah sesuai dengan MoU dan SOP yang telah disiapkan. BPBD Supiori kini sedang melaksanakan pendataan dan evakuasi serta memberikan himbauan kepada warga untuk menjauh dari wilayah pantai hingga peringatan tsunami dicabut.
“Kami terus memantau situasi ini. Jika ancaman tsunami telah berlalu, peringatan akan segera dicabut,” kata Subaktiono, seraya mengingatkan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…
Setelah hampir 2 bulan di palang oleh masyarakat pemilik hak ulayat dengan tuntutan ganti rugi,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze berencanakan akan segera menemui masyarakat pemilik hak ulayat terkait dengan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo melantik dua anggota Majelis Rakyat Papua Selatan Pengganti Antar Waktu…