Dalam menanggapi situasi ini, BMKG Biak telah berkoordinasi dengan BPBD Supiori untuk segera mengambil langkah-langkah sesuai dengan MoU dan SOP yang telah disiapkan. BPBD Supiori kini sedang melaksanakan pendataan dan evakuasi serta memberikan himbauan kepada warga untuk menjauh dari wilayah pantai hingga peringatan tsunami dicabut.
“Kami terus memantau situasi ini. Jika ancaman tsunami telah berlalu, peringatan akan segera dicabut,” kata Subaktiono, seraya mengingatkan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Izharul mengatakan, lonjakan penerimaan tersebut terutama ditopang oleh…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…
Menurutnya, posisi strategis Papua yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan destinasi wisata kelas dunia…