Lebih lanjut, Fransiskus berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten dapat memberikan dukungan anggaran kepada Dewan Adat. Menurutnya, peran adat sangat penting dalam mengurus, mengarahkan, serta melindungi masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami berharap ada dukungan anggaran bagi dewan adat, karena adat memiliki peran penting dalam mengurus dan melindungi masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pelibatan Dewan Adat dalam setiap proses pembangunan, khususnya di wilayah I Meepago di Kabupaten Nabire, guna mencegah terjadinya pergeseran hak, sengketa, serta persoalan berkepanjangan.
“Kalau adat dilibatkan sejak awal, maka pergeseran hak dan sengketa bisa dicegah, sehingga pembangunan berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Magai. (txt/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…