Lebih lanjut, Fransiskus berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten dapat memberikan dukungan anggaran kepada Dewan Adat. Menurutnya, peran adat sangat penting dalam mengurus, mengarahkan, serta melindungi masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami berharap ada dukungan anggaran bagi dewan adat, karena adat memiliki peran penting dalam mengurus dan melindungi masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pelibatan Dewan Adat dalam setiap proses pembangunan, khususnya di wilayah I Meepago di Kabupaten Nabire, guna mencegah terjadinya pergeseran hak, sengketa, serta persoalan berkepanjangan.
“Kalau adat dilibatkan sejak awal, maka pergeseran hak dan sengketa bisa dicegah, sehingga pembangunan berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Magai. (txt/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Setiap empat jam sekali, alarm sunyi di benak Rizki berdering. Tidak peduli matahari baru merayap…
Perwakilan masyarakat adat Kampung Nafri, Kristison Hanuebi, mengatakan, pihaknya telah dua kali mengikuti upaya fasilitasi…
Berkurangnya volume penerbangan baik pesawat cargo dan penumpang dalam satu pekan terakhir berdampak ketahanan stok…
Mahkamah memberikan tenggat waktu paling lama dua tahun untuk melakukan perubahan terhadap undang-undang tersebut sejak…
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo, menyatakan terkait dengan kondisi Kabut asap di…
Beban moril dipikul punggawa Persipura pada laga menjamu PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo, pada…