

Foto bersama usai peresmian Sekretariat. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
NABIRE — Sekretariat Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah I Meepago Kabupaten Nabire yang berada di Jalan Jakarta, Karang Mulia diresmikan Rabu (25/3),
Ketua Dewan Adat Papua Wilayah I Meepago, Philemon Madai, menyampaikan bahwa dirinya sebagai anak asli dan tuan tanah di Kabupaten Nabire membuka ruang bagi siapa pun yang ingin datang dan berkontribusi membangun daerah. Namun demikian, ia menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat.
“Kami sebagai pemilik negeri ini terbuka bagi siapa saja yang ingin membangun Nabire, tetapi harus ada kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan adat,” ujar Madai kepada media usai mengikuti acara peresmian sekretariat. Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam mendorong kemajuan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Adat Papua Wilayah I Meepago, Fransiskus Magai, mengungkapkan rasa syukur atas diresmikannya sekretariat ini. Ia menilai kehadiran sekretariat ini menjadi simbol sekaligus pintu masuk bagi peran aktif lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami bersyukur sekretariat ini bisa diresmikan. Ini menjadi pintu gerbang bagi adat untuk terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan di wilayah,” katanya.
Menurutnya, keberadaan Dewan Adat tidak terlepas dari lahirnya Otonomi Khusus yang bertujuan untuk membela tanah serta melindungi hak-hak masyarakat adat. “Adat hadir bersamaan dengan Otonomi Khusus, untuk membela tanah dan melindungi masyarakat adat agar tidak kehilangan hak-haknya,” jelas Magai.
Page: 1 2
Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu menjelaskan bahwa penghentian operasional…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong dilakukannya investigasi atas kasus tewasnya seorang ibu…
Dari total 7.813 ASN yang tercatat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, jumlah pegawai yang mengikuti…
Otoritas gereja Katolik tersebut menyatakan menerima laporan mengenai lonjakan korban jiwa, pengungsian massal, kerusakan fasilitas…
Tim kolaborasi film menyatakan sejak awal seluruh dana tiket sukarela memang diperuntukkan bagi warga yang…
Gaya hidup sedentari merujuk pada pola hidup dengan sangat sedikit aktivitas fisik sepanjang hari. Kemajuan…