Categories: BERITA UTAMA

AMA Resmi Hentikan Penerbangan Perintis

WAMENA – Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena memastikan telah mendapatkan surat pemberitahuan dari Associated Mission Aviation (AMA) yang menghentikan seluruh operasional penerbangan subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk wilayah Wamena Kabupaten Jayawijaya dan Dekai Kabupaten Yahukimo. Ini dampak dari insiden pembakaran dan pembunuhan.

Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu menjelaskan bahwa penghentian operasional ini dilakukan untuk seluruhnya sampai dengan batas waktu yang belum dapat ditentukan, dan UPBU Kelas I Wamena juga sudah menerima surat pemberitahuan tersebut.

Kepala Unit penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, Fitrajaya Siwu (FOTO:Denny/ Cepos)

Dijelaskan kebijakan penghentian seluruh operasional penerbangan subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk wilayah Wamena dan Dekai sebab AMA tak lepas dari aspek keselamatan dan keamanan penerbangan bagi awak pesawat, personil pendukung serta operasional perusahaan.

“Pengentian seluruh operasional AMA menjadi dampak dari pembakaran dan pembunuhan pilot asal Amerika, Nicholas F. Goselin di Lapangan Terbang Balinggama Kabupaten Yahukimo kemarin,”kata Fitrajaya. Kata Kepala UPBU Kelas I Wamena, dengan adanya surat pemberitahuan ini, maka untuk sementara penerbangan perintis penumpang tak tak ada layanan lagi dari AMA dan hal ini perlu di ketahui oleh masyarakat baik di Jayawijaya maupun Yahukimo.

“Kami belum tahu pasti kapan AMA akan kembali beroperasi lagi untuk penerbangan perintis penumpang untuk wilayah Wamena dan Dekai, tentunya ini menjadi keputusan dari perusahaan tersebut,” jelasnya. Ia juga menambahkan, apabila penerbangan tersebut kembali aktif untuk melayani penerbangan perintis penumpang, maka pastinya akan kembali memberikan surat pemberitahuan lagi, namun untuk saat ini sangat dipahami untuk saat ini belum bisa dilakukan sebab insiden yang terjadi membuat aviasi tersebut harus menghentikan layanannya sementara waktu.

“Kami melihat informasi ini perlu disampaikan kepada masyarakat, sebab penerbangan AMA menjadi salah satu alternatif transportasi yang sering melayani warga untuk ke wilayah terpencil.” tutupnya. (jo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

14 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

20 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

1 day ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

1 day ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

1 day ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

1 day ago