Categories: LINTAS PAPUA

DPRK Waropen Dukung Pembangunan Pasar Urfas

Apresiasi Pemilik Hak Wilayah dan Pemda

WAROPEN – Anggota DPRK Waropen, Selsius Nuburi, menegaskan bahwa DPRK akan terus memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Pasar Urfas yang beberapa bulan lalu terbakar. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bersama pemerintah daerah dan pemilik hak wilayah, Senin (22/09).

Dalam kesempatan tersebut, Nuburi menyampaikan terima kasih kepada keluarga pemilik hak ulayat yang telah merelakan tanahnya untuk pembangunan pasar baru.

“Kami sangat menghargai kerelaan keluarga pemilik hak wilayah. Tanpa dukungan mereka, tentu proses pembangunan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Waropen yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat dengan mempercepat rencana pembangunan kembali pasar.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

16 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

17 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

18 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

19 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

20 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

21 hours ago