

JAYAPURA – Media sosial Selasa (24/1) mendadak dihebohkan dengan postingan kasus di kompleks Kokoda Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Dari empat video yang menyebar terlihat seorang wanita paruh baya babak belur dihakimi massa. Tak hanya itu, saat diamankan oleh aparat keamanan, ia tiba – tiba disiram bensin dan kemudian dibakar. Kasus ini mengundang banyak komentar netizen yang menyayangkan aksi main hakim sendiri tersebut. Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwin yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran terkait informasi tersebut.
“Ia benar tapi saya masih menunggu data dari Polresta Sorong,” kata Adam melalui pesan WhatsAppnya, Selasa (24/1) pagi.
Dalam video tersebut terlihat seorang wanita dalam kondisi babak belur diarak oleh massa. Ia juga ditelanjangi dan tak la dalam kerumunan massa ada yang menyiram bensin ke tubuh korban kemudian menyulut dengan korek. Informasi lain menyebut jika kasus ini masih ditangani Polsek Sorong Timur dimana berawal pada Selasa 24 Januari 2023 sekira pukul 06.30 WIT. Anggota Polsek Sorong Timur Mendatangi TKP di Kompleks Kokoda Km 8.
Pelaku yang diduga bagian dari komplotan penculikan anak ditangkap di Kompleks Kokoda kemudian dimassa. Saat itu piket Polsek Sorong timur meminta dan mengarahkan untuk korban diamankan namun massa dari masyarakat Kokoda tidak mau menyerahkan.
Pada saat Anggota, Aiptu Fahri husen merangkul korban sambil berjalan menuju jalan depan Fave Hotel tiba – tiba salah seorang massa menyiram bensin kemudian membakar. Informasi lainnya menyebut jika korban adalah orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ dan kini korban yang belum diketahui identitasnya ini dirawat di RS Selebesolu. (Ade/gin)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…