Categories: BERITA UTAMA

Ratusan Orang Pilih Mengungsi ke Nabire

JAYAPURA – Dampak dari keributan di Kabupaten Dogiyai  dimana terjadi pembakarann yang dilakukan sekelompok oranng buntut dari tewasnya seorang pemuda, ratusan warga pendatang memilih untuk mengungsi mengamankan diri.

Mereka memilih menyelamatkan diri dan meninggalkan harta bendanya. Situasi di Dogiyai sempat memanas pasca insiden tertembaknya Yulianus Tebai namun kini lebih kondusif.

Soal kabar pengungsi ini dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo yang menyampaikan bahwa pihak kepolisian ikut mengawal perjalanan warga pendatang di Dogiyai menuju Nabire.

“Sudah dikawal. Jadi warga di Bomomani Distrik Mapia Kabupaten Dogiyai mereka memilih mengamankan diri lebih dulu,” kata Ignatius Benny, Minggu (22/1).

Perjalanan menuju Nabire menggunakan bus dan truk dan ini diputuskan warga yang memang melihat bahwa mereka membutuhkan tempat tinggal yang memadai namun dengan dibakarnya tempat usaha akhirnya mereka kesulitan mendapatkan tempat tinggal.

Adapun jumlah pengungsi yang berangkat sebanyak 150 orang yang dikawal 5 personel Polres Dogiyai dan 6 personel Kodim 1705 Nabire,” ucap Kabid Humas. Ia menambahkan, untuk kendaraan yang digunakan antara lain yakni 1 mobil Patwal Sat Lantas Polres Dogiyai, 1 truck angkut personel milik Kodim 1705 Nabire, 5 truck Sipil dan 10 unit mobil.

“Saat ini pengungsi yang masih berada di Kampung Bomomani Distrik Mapia Kabupaten Dogiyai sebanyak 10 orang yang terbagi di Koramil Mapia sebanyak 3 orang dan Polsek Mapia sebanyak 7 orang,” ungkap Kabid Humas.

Untungnya hingga kini situasi Kamtibmas di Dogoyai relatif kondusif setelah aparat keamanan berkoordinasi dengan penjabat bupati Dogiyai dan pihak keluarga korban. Selain itu pelaku yang melakukan penembakan kini masih dalam pemeriksaan. “Sudah ditahan untuk selanjutnya diperiksa terkait kronologis dan alasan,” imbuh Benny. (ade/fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Curi Kabel Stadion Lukas Enembe, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…

29 minutes ago

Pemprov Papsel Siapkan Stimulan Rp 250 Ribu per Bulan untuk Bayi dari Keluarga Kurang Mampu

Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Provinsi Papua Selatan…

1 hour ago

115 Butir Telur Burung Paruh Bengkok yang Digagalkan, Ditetaskan dalam Inkubator

Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…

7 hours ago

DPR Papua Singgung Soal CCTV

Menurut Alberth, pemasangan CCTV tidak hanya dibutuhkan di kawasan Ring Road, tetapi juga di seluruh…

8 hours ago

Mayat Bayi di Kali Komba Akhirnya Dimakamkan

Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…

8 hours ago

Mimika Siapkan Operasi Keamanan Tertutup

AKP Putut mengatakan bahwa saksi yang diperiksa diantaranya adalah pemilik bengkel serta teman-teman korban. Selain…

9 hours ago