

SARMI-Sejumlah tokoh masyarakat dari wilayah Apawer Raya mendatangi Kantor DPRK Sarmi, Jumat (16/5), untuk menyampaikan aspirasi terkait usulan pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Apawer Raya. Kedatangan mereka disambut langsung oleh sejumlah anggota DPRK Sarmi dalam sebuah forum audiensi.
Ketua I Tim Kerja Pemekaran Kabupaten Apawer Raya, Erick H. Bairi, menjelaskan bahwa usulan pemekaran ini merupakan upaya masyarakat untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah Sarmi, khususnya di daerah Apawer Raya.
Menurutnya, sejak Kabupaten Sarmi resmi menjadi daerah otonom pada 23 tahun lalu, sejumlah wilayah masih merasa terpinggirkan dari pembangunan, termasuk suku-suku Armati, Isirawa, dan Berik.
“Sarmi ini terdiri dari lima suku, dan hari ini yang hadir ke DPRK adalah perwakilan dari suku Armati, Isirawa, dan Berik. Kami datang menyampaikan aspirasi agar proses pemekaran Kabupaten Apawer Raya bisa segera diproses,” ujar Erick, Jumat (16/5).
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…