

Ketua DPRK Kabupaten Sarmi, Mohammad Asari Tiris dalam sesi perbincangan dengan redaksi CeposTV di Jayapura beberapa waktu lalu. Fot: ist/cepos
SARMI – Kabupaten Sarmi mempunyai banyak potensi sumber daya alam, namun untuk mengembangkan potensi tersebut perlu dukungan dari masyarakat, terutama masyarakat adat kaitannya dengan hak kepemilikan tanah adat atau yang dikenal dengan hak ulayat.
Pemilik hak ulayat hendaknya membuka diri, bekerjasama dan mau mendorong potensi sumberdaya alam yang sebagian besar ada di dalam wilayah adat milik masyarakat setempat. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRK Kabupaten Sarmi, Mohammad Asari Tiris dalam sesi perbincangan dengan redaksi CeposTV di Jayapura beberapa waktu lalu.
Dikatakan, di Sarmi ada banyak sekali potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan, untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. salah satu faktor yang jadi perhatian adalah hak ulayat dari masayarakat adat di Sarmi.
“ saya berharap, saudara-saudara saya, pemilik hak ulayat di Sarmi harus membuka diri, karena di Sarmi dan bahkan di Tanah Papua, tanah milik masyarakat adat, dan ini menjadi catatan penting,” jelasnya.
Yang dimaksudkan disini, bahwa pihaknya di DRPK akan berupaya untuk membuka lapangan pekerjaan di Sarmi, salah satunya di lapangan pekerjaan di perusahan kayu yang ada di Sarmi, dan ini perlu dukungan masyarakat adat, supaya bisa disepakati bersama perusahaan, dimana masyarakat punya hak ulayat atas hutan, dan perusahaan sebagai investor pengusaha kayu bisa saling bekerjasama.
“ Ketika perusahaan menginginkan lahan itu digunakan untuk membuka sawmill, pemilik hak ulayat boleh menerima itu dan tidak menghalangi. Sebab dengan kerjasama yang baik, akan menghasilkan pendapatan dan kesejahteraan juga bagi masyarakat,” jelasnya. (luc)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…