

Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan, Uncen Prof. Avelinus Lefaan, MS (foto: Prof Ave Levan For Cepos)
Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan, Uncen Tentang Harapan Terhadap Gubernur Papua Selanjutnya
Tak terasa, satu tahun sudah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggalkan kita semua, Selama 10 tahun memimpin provinsi Papua cukup banyak yang telah dilakukan demi kemajuan rakyat Papua. Apa saja yang perlu dilakukan oleh gubernur Papua selanjutnya?
Laporan: Karolos Daot
Pekan kemarin tepatnya Kamis (26/12) genap satu tahun kematian Lukas Enembe. Meskipun di masa akhir kepemimpinannya “tercoreng” dengan kasus suap yang membuat dirinya harus mendekam di balik jeruji besi. Namun hal itu tidak membuat orang membencinya.
Justru menurut Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan, Uncen Prof. Avelinus Lefaan, MS, kepergian pria kelahiran Mamit Tolikara, Papua Pegunungan itu membawa duka mendalam bagi rakyat Papua. Bagaimana tidak selama 10 tahun menjabat sebagai gubernur ada banyak hal yang Ia kerjakan untuk kemaslahatan masyarakat Papua.
Seperti di bidang pendidikan dengan program beasiswa banyak anak Papua yang bisa mengenyam pendidikan hingga ke luar negeri.
Kemudian dari segi kesehatan Lukas Enembe atau akrab disapa LE berhasil membantu masyarakat lemah dengan membuka program Kartu Papua Sehat. Tidak hanya itu di bidang ekonomi Ia beehasil mendorong peningkatan ekomomi bagi pelaku usaha menengah (UMKM) khususnya orang asli Papua (OAP)
“Sebagai bukti nyata kita lihat seluruh pondok jualan kelapa muda di Skyland Kota Jayapura sampai sekarang berdiri kokoh, semuanya itu berkat kerja keras LE,” ujar Prof. Ave Minggu (29/12) kemarin.
Bahkan, lanjut Ave salah satu capaian terbesar LE bisa membawa Papua menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON). Tidak hanya itu jembatan merah yang terbentang di atas lautan Teluk Youtefa, serta capaian lain yang gagas untuk bidang infrastruktur. Capaian-capaian itu membuktikan bahwa LE betul betul memanfaatkan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) dengan baik. “Tidak salah jika LE dijuluki sebagai bapak pembangunan, karena konsep pembangunannnya dimulai dari akar rumput,” tuturnya.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…