

Perlindungan perempuan dan anak harus jadi perhatian serius pemerintah kabupaten/kota. Sebab, jika kita abaikan anak-anak hari ini, maka kita sedang kehilangan masa depan Papua. Tampak keceriaan anak-anak saat peringatan HUT RI di lapangan Trikora 17 Agustus 2025 lalu. (foto:Dok/Cepos)
Yang Terungkap dari Kunjungan Komisi V DPRP Ke Kantor DP3AKB Provinsi Papua (Bagian II)
DP3AKB juga tengah mengembangkan program Kampung Ramah Perempuan dan Anak (KRPA). Di Kota Jayapura terdapat enam kampung ramah anak, di Kabupaten Jayapura empat, dan di Kabupaten Biak Numfor sekitar lima belas kampung
Laporan: Carolus Daot-Jayapura
Untuk melaksanakan sejumlah program dan kegiqatannya, DP3 AKB Provinsi Papua tidak hanya bekerja sendiri, tapi juga melibatkan sejumlah pihak, yang memilik konsen atau kepedulian terhadap kesejahteraan perempuan dan anak.
“Kami juga bermitra dengan OPD, lembaga adat, tokoh agama, serta LSM yang fokus pada isu ini agar penanganan lebih menyeluruh,” ujarnya.
Namun demikian, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua, Josefient Braundame, mengakui bahwa masih minimnya Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan perempuan dan anak di tingkat kabupaten/kota menjadi hambatan besar.
“Provinsi tidak punya rakyat. Yang punya rakyat adalah kabupaten dan kota. Karena itu, DPRD kabupaten/kota harus mendorong lahirnya perda perlindungan perempuan dan anak serta percepatan menuju kabupaten/kota layak anak,” tandasnya.
Menanggapi itu, Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum, mengatakan,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MS didampingi Kanit Perlindungan…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah akan mengikuti setiap kebijakan…
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menyebut pendapatan badan layanan umum…
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan bahwa kondisi ini menjadi indikator positif…
Wakapolres Jayawijaya AKP. Kompol Albertus Mabel, S.IK menyatakan larangan untuk tidak membawa alat tajam dalam…