“Gaya kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe adalah perpaduan langka antara empati dan tekad. Keberhasilannya dalam memahami dan merespon kebutuhan masyarakat Papua dengan penuh empati menjadikan dirinya lebih dari sekadar seorang pemimpin. Pemimpin ini benar-benar menghayati dan memahami perjuangan rakyatnya, yang memberinya daya tarik yang luar biasa,” bebernya.
Tujuan yang diimajinasikan oleh Gubernur Enembe harus menjadi panduan bagi setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh pemimpin-pemimpin selanjutnya. Semua upaya harus diarahkan untuk mencapai visi yang diperjuangkan, dan setiap langkah harus diambil dengan mempertimbangkan kepentingan rakyat Papua.
“Perasaan kehilangan ini menjadi sebuah panggilan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa yang telah diberikan, serta memastikan bahwa semangat kepemimpinan dan cita-cita yang diperjuangkan tetap hidup,” pungkasnya. (*/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga setempat perkuat pembinaan karakter dan…
Ia menjelaskan, sebelumnya aparat kepolisian mengamankan sebanyak 17 orang usai insiden kerusuhan yang terjadi di…
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah (Karantina Papua…
Program magang wajib dari Kementerian Kesehatan RI periode Mei 2025–Mei 2026 ini dirancang untuk mematangkan…
Pasalnya, pihaknya mendapat laporan jika selama ini banyak pesawat yang masuk ke Korowai membawa serta…
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua diketahui telah menetapkan dan mengoordinasikan sejumlah titik…