“Gaya kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe adalah perpaduan langka antara empati dan tekad. Keberhasilannya dalam memahami dan merespon kebutuhan masyarakat Papua dengan penuh empati menjadikan dirinya lebih dari sekadar seorang pemimpin. Pemimpin ini benar-benar menghayati dan memahami perjuangan rakyatnya, yang memberinya daya tarik yang luar biasa,” bebernya.
Tujuan yang diimajinasikan oleh Gubernur Enembe harus menjadi panduan bagi setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh pemimpin-pemimpin selanjutnya. Semua upaya harus diarahkan untuk mencapai visi yang diperjuangkan, dan setiap langkah harus diambil dengan mempertimbangkan kepentingan rakyat Papua.
“Perasaan kehilangan ini menjadi sebuah panggilan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa yang telah diberikan, serta memastikan bahwa semangat kepemimpinan dan cita-cita yang diperjuangkan tetap hidup,” pungkasnya. (*/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gerai Koperasi Merah Putih di Kampung Warsansan akan dibangun di atas lahan dengan luas kurang…
Untuk menyiasati hilangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi kendaraan, pengelola Terminal Ekspo Waena…
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM resmi dilantik sebagai Ketua DPD II Partai Golkar…
Kehadiran orang nomor satu di Kota Jayapura itu sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap berbagai…
- Harapan masyarakat Waropen, khususnya para korban kebakaran pasar menjelang Idulfitri tahun 2025 lalu, akhirnya…
emerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, mengharapkan momentum hari besar keagamaan menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan…