“Gaya kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe adalah perpaduan langka antara empati dan tekad. Keberhasilannya dalam memahami dan merespon kebutuhan masyarakat Papua dengan penuh empati menjadikan dirinya lebih dari sekadar seorang pemimpin. Pemimpin ini benar-benar menghayati dan memahami perjuangan rakyatnya, yang memberinya daya tarik yang luar biasa,” bebernya.
Tujuan yang diimajinasikan oleh Gubernur Enembe harus menjadi panduan bagi setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh pemimpin-pemimpin selanjutnya. Semua upaya harus diarahkan untuk mencapai visi yang diperjuangkan, dan setiap langkah harus diambil dengan mempertimbangkan kepentingan rakyat Papua.
“Perasaan kehilangan ini menjadi sebuah panggilan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa yang telah diberikan, serta memastikan bahwa semangat kepemimpinan dan cita-cita yang diperjuangkan tetap hidup,” pungkasnya. (*/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK untuk pengamanan pelaksanan FBLB sudah disusun…
Perombakan pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua diharapkan menjadi momentum memperkuat penegakan hukum di…
Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyatakan kesiapan memfasilitasi proses identifikasi kerangka jenazah korban Perang Dunia (PD)…
– Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Jayapura, Dr.…
Direktur Polairud Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, menjelaskan, peristiwa tersebut pertama…