Categories: FEATURES

SOP Penyediaan MBG Harus Jelas, Untuk Antisipasi Kejadian yang Tak Diinginkan

Mencermati Pelaksanaan Program MBG di Kota Jayapura

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat saat ini mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan. Sejumlah daerah di Indonesia bahkan dilaporkan terjadi kasus keracunan massal akibat makanan yang dibagikan dalam program ini.

Laporan: Carolus Daot-Jayapura

Meski di Papua hingga kini belum ditemukan kasus keracunan, namun masih ada persoalan lain terkait kualitas dan kelengkapan menu makanan. Salah satunya ramai diperbincangkan di Kota Jayapura, tepatnya di SMP Negeri 3, di mana menu yang disajikan bagi peserta didik hanya berupa nasi, tahu, dan irisan ketimun.

Anggota Komisi V DPR Papua, Graha Christie Mambay, S.Si., M.Sc, menilai kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG.
Menurutnya, hal paling mendasar yang perlu segera dibenahi adalah regulasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) penyediaan makanan.

Graha Christie Mambay, S.Si., M.Sc (FOTO: Karel/Cepos)

“Mulai dari jenis makanan yang disajikan, tempat pengolahan, hingga tenaga masak, semuanya harus diatur dengan jelas. Bahkan tukang masaknya pun idealnya memiliki lisensi khusus. Jadi, SOP penyediaan harus dipertegas dan disosialisasikan secara luas,” tegas Graha Jumat (25/9).

Ia mengingatkan, pelaksanaan MBG di lapangan selama ini lebih menyerupai proyek yang dikelola pihak ketiga (vendor), bukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) secara langsung.
Kondisi ini dinilainya rawan menimbulkan praktik manipulasi standar pelayanan, sehingga pengawasan menjadi lemah.

“Karena itu saya minta, untuk sementara program MBG ini dihentikan dulu sampai ada regulasi yang jelas. Kita tahu program ini menggunakan pihak ketiga, dan setiap penyedia tentu punya standar berbeda. Kalau tidak diatur dengan tegas, anak-anaklah yang akan dirugikan,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

KPK Temukan Potensi Pemborosan Anggaran Rp691,6 Miliar

Maruli mengatakan, praktik transaksional dalam pengisian jabatan harus dihentikan karena telah berulang kali menyeret kepala…

8 hours ago

Pejabat Banyak Korupsi, Mental Dilayani Jadi Satu Biangnya

Fenomena maraknya pejabat publik yang terjerat kasus korupsi dan menghiasi berbagai media massa belakangan ini…

10 hours ago

Tahun Ini Pemprov Siapkan Kapal Subsidi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, Muflih Musaad, mengatakan pemerintah…

12 hours ago

Nama Asing Dianggap Keren Padahal Identitas Lokal Bisa Jadi Alat Tangkis

Pelan namun pasti pembangunan di Jayapura terus melaku dan kian pesat. Hanya saja di tengah…

14 hours ago

BTM : Kita Tetap Dukung Owen

Ketua umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan manajemen menghormati keputusan Owen Rahadiyan yang melepas…

16 hours ago

Persipura Punya Pelatih Baru

Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…

2 days ago