Categories: FEATURES

Masyarakat Tak Khawatir Lagi Soal Air Bersih

TNI AD Manunggal Air, BKKBN dan Perbankan Membangun Pembuatan Sumur Bor, Pipanisasi dan MCK di Kampung Yanbra 

Dalam mencegah resiko stunting telah dilakukan Pembuatan Sumur Bor, Pipanisasi dan MCK di Kampung Yanbra oleh TNI AD Manunggal Air oleh Kodam XVII Cenderawasih bersama BKKBN Papua dan perbankan. Lalu apa tujuan dari pembuatan proyek ini?

Laporan: Priyadi-Sentani Kabupaten Jayapura

 Masyarakat di Kampung Yanbra, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, hari Senin (23/12/2024)kemarin, sangat bersyukur dan berterima kasih karena saat ini masyarakat di  sudah bisa menikmati akses pelayanan air bersih setelah dilakukan peresmian TNI AD  Manunggal Air oleh Kodam XVII Cenderawasih dalam pembuatan sumur bor, pipanisasi dan MCK di Kampung Yanbra, Distrik Kemtuk Gresi.

Peresmian langsung dilakukan oleh Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Wamendagri Ribka Haluk, Pangdam XVII/ Mayjen TNI  Rudi Puruwito, Kepala Kantor BKKBN Papua Sarles Brabar serta dihadiri Forkopimda Papua.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI  Rudi Puruwito, menjelaskan, peresmian pembangunan sumur bor, pipanisasi dan MCK di Kampung Yanbra dalam rangka mensukseskan program TNI AD Manunggal Air yang berkolaborasi dengan BKKBN Papua, Bank Indonesia (BI) Bank Mandiri, Bank Papua, BSI, Bank BRI, Bank BNI dan OJK dalam menyediakan layanan akses air bersih merata bagi OAP khususnya bagi daerah yang sudah dijangkau.

Dikatakan, bahwa air adalah kebutuhan utama mahluk hidup yang tidak hanya sebagai kebutuhan pokok tetapi juga sebagai media untuk produksi pertanian, industri dan juga menjaga ekosistem.

Berkenaan dengan itu dalam rangka mensukseskan program TNI AD  Manunggal Air maka telah dilakukan kolaborasi dengan BKKBN Papua, dan perbankan  dalam rangka pembuatan sumur bor, pipanisasi dan MCK, semua ini bertujuan untuk menyediakan akses air bersih yang lebih mudah dan merata bagi masyarakat OAP khususnya daerah yang sulit dijangkau.

” Sampai dengan ini Kodam XVII Cenderawasih telah membuat/ menyelesaikan sebanyak 183 titik sumur bor dan pipanisasi dimana rencana nanti tahun  2025  menambah 100 titik lagi,”katanya.

Diakui, tantangan dan kendala yang sebelumnya pernah dihadapi terkait permintaan  masyarakat untuk lahan yang dilewati dalam  pemasangan pipa air minta dibayar, diharapkan ini bisa dimudahkan karena dana untuk pembayaran seperti itu tentu tidak ada, kemudian dalam mencari sumber mata air, jika sudah dilakukan pengecekan diharapkan mata airnya bisa langsung keluar, jangan sampai air tidak ada tentu ini akan mempengaruhi waktu, tenaga dan biaya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

4 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

6 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

7 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

8 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

9 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

10 hours ago