Categories: FEATURES

Masyarakat Tak Khawatir Lagi Soal Air Bersih

 ” Jika masyarakat sudah mendapatkan pelayanan akses air bersih, maka dalam mengatasi resiko stunting juga akan berkurang, Karana salah satu faktor mengatasi Stunting tersedianya layanan akses air bersih yang bisa di minum masyarakat. Sehingga stunting bisa berkurang dan jika mengalami resiko stunting bisa berkurang di tahun 2024.

“Potensi angka stunting di Tanah Papua masih tinggi dan 2025 kita harapkan bisa berkurang secara angka sesuai target nasional, jadi kami harapkan target kita pemasangan 100 titik sumur bor harus bisa tercapai, oleh karena itu, kolaborasi ini harus bisa terus ditingkatkan kembali,”pintanya.

Diakui, selain meresmikan proyek tersebut, masyarakat juga diberikan paket sembako, pakaian, alat olahraga, makan siang, dan uang untuk anak anak yang hadir dalam acara itu dari Pangdam XVII Cenderawasih.

Ditempat sama, Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan, melalui peresmian proyek tersebut, diharapkan infrastruktur yang sudah dibangun bisa dirawat dan dijaga dengan baik, karena ini untuk kesejahteraan masyarakat OAP yang diberikan mulai dari pelayanan akses air.

 “Tentunya ini langkah yang baik dan signifikan dalam peningkatan  layanan air bersih untuk hajat hidup masyarakat OAP, karena air bersih sangat dibutuhkan sekali untuk mendukung kesehatan dan bisa bisa mengatasi resiko stunting,”ucapnya

Dijelaskan, masalah stunting harus diberi perhatian bersama dari semua pihak tidak hanya BKKBN, TNI tapi semua pemangku kepentingan baik BUMN dan lainnya untuk menurunkan angka stunting salah satu caranya dengan menyediakan ketersedian air bersih karena bisa mengurangi resiko penyakit juga.

 Oleh karena itu, layanan air bersih di masyarakat terlayani dengan baik, maka resiko stunting akan menurun, dan adanya program   Genting (Gerakan Bersama Mengentaskan Stunting): Kolaborasi dengan swasta untuk mendukung ibu hamil dan balita, Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Fokus pada pemberian gizi dan perawatan selama 1000 hari pertama kehidupan. Program Keluarga Berencana (KB): Mengatur kelahiran dan meningkatkan kesadaran reproduksi. Ini bisa membantu menurunkan angka dan resiko stunting di papua.

Diketahui bersama bahwa prioritas pembangunan dari Presiden RI Prabowo dalam asta cita 4 yakni  peningkatan SDM dapat dicapai jika mencegah stunting. Dan ini juga dibutuhkan kerjasama dengan masyarakat dan organisasi non-pemerintah serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan kesehatan.(*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Bahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung Adat

Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…

10 hours ago

Pemkab Puncak Dorong Perdasus Penyelesaian Konflik Adat di Tanah Papua

Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…

10 hours ago

Dari Cadangan Mati hingga Menaklukkan Thailand

UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…

11 hours ago

Terdampak Banjir Rob, Pemkab Merauke Kirim Bantuan Bama ke Waan dan Kontuar

Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…

11 hours ago

MBG Dorong Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa SD YPK Ifar Babrongko

Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…

12 hours ago

RSUD Wamena Masih Berlakukan Pemeriksaan VCT Dengan Pola Konseling

Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…

12 hours ago