Categories: FEATURES

Dulu Penuh Sesak, Kini Hanya Satu Dua Pembeli yang Berkunjung

Eksistensi Para Pedagang di Lokasi Eks Pasar Ampera yang Pernah Berjaya Dieranya

Warga Kota Jayapura tentu mengenal lokasi yang namanya Ampera. Sentral penjualan berbagai kebutuhan rumah tangga dengan beragam pilihan. Dulu tempat ini menjadi rujukan dari mana saja tapi kini sangat sepi.

Laporan: Elfira – Jayapura

Para era tahun 1990 siapa yang tak kenal lokasi ini. Disebut Ampera yang menjadi pilihan utama untuk warga berbelanja kebutuhan rumah tangga. Apakah ia dari Kabupaten Jayapura, Sarmi maupun Keerom juga bertemu dititik ini untuk berbelanja. Terlebih disaat jelang Natal atau Lebaran tempat ini dipastikan penuh sesak.   

Ya, hanya saja cerita itu terjadi pada 35 tahun lalu. Disaat Kota Jayapura belum memiliki banyak pilihan pusat perbelanjaan seperti sekarang. Mau mencari pakaian, kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan sekolah semua bermuara di Pasar Ampera. Namun seiring waktu dan pesatnya pembangunan,  pasar konvensional yang berada tak jauh dari Kali Anafre ini mulai ditinggal pembeli.

Maraknya penjualan barang secara online termasuk masuknya pusat perbelanjaan di Jayapura, perlahan-lahan Pasar Ampera mulai ditinggalkan.  Tak banyak lagi pengunjung yang berlalu-lalang. Ketika Cenderawasih Pos menyambangi Pasar Ampera yang berlokasi di Jalan Perdagangan, Jumat (21/2, sekira pukul lima sore. Lapak-lapak berjejeran dengan pakaian, tas dan sandal digantung rapi.

Situasinya terlihat sepi. Entah apakah efek efisiensi anggaran atau sedang tanggal tua. Yang terlihat saat itu, pemilik usaha atau pedagang kaki lima (PKL) menunggu pembeli sembari mengobrol satu sama lainnya di kursi plastik persis di depan lapak. Sesekali mereka bergurau dengan gayanya masing-masing.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

5 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

6 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

7 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

8 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

9 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

10 hours ago