Karena satu ikan gelembung ikan Kakap yang masuk kategori nomor satu sekitar 3 ons akan dihargai sekitar Rp 75.000/satu gelumbung ikan.
‘’Kalau ikannya bagi yang bawa garam bisa kasih kering. Tapi, yang tidak bawa garam biasanya cuma ambil gelembunnya, sedangkan ikannya langsung dibuang,’’ kata Hasan. Hasan mengakui selama 2-3 bulan tidak melaut tersebut, pihaknya terpaksa mengambil bon utang kepada pemilik kapal atau bos dan akan dibayar setelah membawa hasil berlayar dari tengah laut.
‘’Ya begitulah siklusnya, kalau tidak berlayar kami harus bertahan dengan bon dan nati seteah melaut baru dibayarkan. Semoga saja setelah ramadan nanti ada hasil yang disiapkan gusti Allah untuk kami agar diberi rejeki yang melimpah,” doanya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok, khususnya minyak goreng merek Minyakita dan beras,…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudy Aibesa, S.K.M menyatakan kasus pembongkaran dan pengerusakan puskesmas…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, menjelaskan bahwa kegiatan nasional tersebut merupakan…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan dan Perpustakaan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menghadiri acara kelulusan siswa Sekolah Jenius yang berlangsung di…
Haris menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah tentu mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Karena itu,…