Karena satu ikan gelembung ikan Kakap yang masuk kategori nomor satu sekitar 3 ons akan dihargai sekitar Rp 75.000/satu gelumbung ikan.
‘’Kalau ikannya bagi yang bawa garam bisa kasih kering. Tapi, yang tidak bawa garam biasanya cuma ambil gelembunnya, sedangkan ikannya langsung dibuang,’’ kata Hasan. Hasan mengakui selama 2-3 bulan tidak melaut tersebut, pihaknya terpaksa mengambil bon utang kepada pemilik kapal atau bos dan akan dibayar setelah membawa hasil berlayar dari tengah laut.
‘’Ya begitulah siklusnya, kalau tidak berlayar kami harus bertahan dengan bon dan nati seteah melaut baru dibayarkan. Semoga saja setelah ramadan nanti ada hasil yang disiapkan gusti Allah untuk kami agar diberi rejeki yang melimpah,” doanya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…