Categories: FEATURES

Ada Yang Langsung Rasakan Manfaat WFH, Ada Yang Tidak Sama Sekali

Berbincang Dan Mendengar Langsung Penerapan WFH Di Kabupaten Jayapura

Di tengah perkembangan zaman dan tuntutan efisiensi, cara kerja perlahan berubah. Kantor tidak lagi menjadi satu-satunya tempat bekerja. Rumah, jaringan internet, dan perangkat digital kini menjadi bagian dari sistem yang sama dengan program WFH (Mork From Home) atau bekerja dari rumah.

Laporan : Yohana_SENTANI

Program efisiensi yang diterapkan secara menyeluruh di lingkungan pemerintahan memberikan pengalaman tersendiri bagi setiap ASN, khususnya di Kabupaten Jayapura. Perubahan itu datang tanpa suara gaduh, namun dampaknya perlahan terasa hingga ke sudut-sudut kantor pemerintahan di Kabupaten Jayapura.

Kamis (23/4) pagi, para Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai membicarakan sebuah kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah pusat, sebuah kebijakan yang terdengar sederhana, namun membawa cara kerja yang berbeda dari biasanya. Namanya Work From Home, atau yang akrab disebut WFH. Kebijakan ini memberi ruang bagi ASN untuk bekerja dari rumah selama satu hari dalam seminggu, tepatnya setiap hari Jumat. Bukan sekadar perubahan tempat kerja, tetapi bagian dari upaya besar, mendorong transformasi budaya kerja digital, meningkatkan efisiensi anggaran negara, menghemat penggunaan bahan bakar, hingga mengurangi polusi udara.

Namun, seperti setiap perubahan, aturan ini tidak berlaku untuk semua. Ada sektor-sektor yang tetap harus hadir secara fisik pelayanan kesehatan, keamanan, hingga logistik mereka yang pekerjaannya tak bisa digantikan oleh layar dan jaringan internet.

Di Kabupaten Jayapura, kebijakan ini tidak datang begitu saja. Ia turun dari tingkat provinsi, melalui sebuah surat edaran gubernur yang kemudian diterjemahkan kembali dalam bentuk aturan resmi oleh pemerintah daerah. Dari situlah, aturan ini mulai dijalankan, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.
Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Jayapura, Erni Kallem, menjadi salah satu sosok yang memahami betul bagaimana kebijakan ini dirancang hingga diterapkan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

2 hours ago

KONI Bukan Tempat Mencari Keuntungan

Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…

8 hours ago

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

10 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

12 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

13 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

14 hours ago