“Saya tidak mau bicara terlalu tinggi, tetapi saya akan turun ke bawah untuk melihatnya”
Salah satunya kemarin dengan melakukan sidak ke rumah sakit. Sebab menurut Gubernur Fakhiri, bicara pembangunan Papua maka berawal dari kesehatan. Jika kesehatannya baik, maka masa depannya juga baik.
“Jika memang mau menolong orang Papua, maka kejadiannya tidak seperti kemarin. Di mana ada ibu yang meninggal, mereka inilah yang harus ditolong. Karena merekalah yang akan melahirkan anak-anak Papua, generasi emas Papua ke depannya,” ujarnya.
Dan itu dimulai dari kesehatan, 1000 hari kehamilan harus ditolong. “Saya sangat terganggu dengan pola yang kemarin, saya sudah tegur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, ini menjadi bagian yang nantinya akan kita evaluasi,” sambungnya.
Gubernur Fakhiri menegaskan, direktur rumah sakit yang tidak benar dalam melayani masyarakat maka akan dicopot. “Direktur rumah sakit yang tidak benar melayani masyarakat akan kita copot, itu ada Undang-undangnya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melayani masyarakat di Papua, jangan bilang BPJS dan lainnya, pemerintahlah yang akan memikirkan bagaimana melayani orang yang sakit,” tegasnya.
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…