“Saya tidak mau bicara terlalu tinggi, tetapi saya akan turun ke bawah untuk melihatnya”
Salah satunya kemarin dengan melakukan sidak ke rumah sakit. Sebab menurut Gubernur Fakhiri, bicara pembangunan Papua maka berawal dari kesehatan. Jika kesehatannya baik, maka masa depannya juga baik.
“Jika memang mau menolong orang Papua, maka kejadiannya tidak seperti kemarin. Di mana ada ibu yang meninggal, mereka inilah yang harus ditolong. Karena merekalah yang akan melahirkan anak-anak Papua, generasi emas Papua ke depannya,” ujarnya.
Dan itu dimulai dari kesehatan, 1000 hari kehamilan harus ditolong. “Saya sangat terganggu dengan pola yang kemarin, saya sudah tegur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, ini menjadi bagian yang nantinya akan kita evaluasi,” sambungnya.
Gubernur Fakhiri menegaskan, direktur rumah sakit yang tidak benar dalam melayani masyarakat maka akan dicopot. “Direktur rumah sakit yang tidak benar melayani masyarakat akan kita copot, itu ada Undang-undangnya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melayani masyarakat di Papua, jangan bilang BPJS dan lainnya, pemerintahlah yang akan memikirkan bagaimana melayani orang yang sakit,” tegasnya.
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…