“Saya tidak mau bicara terlalu tinggi, tetapi saya akan turun ke bawah untuk melihatnya”
Salah satunya kemarin dengan melakukan sidak ke rumah sakit. Sebab menurut Gubernur Fakhiri, bicara pembangunan Papua maka berawal dari kesehatan. Jika kesehatannya baik, maka masa depannya juga baik.
“Jika memang mau menolong orang Papua, maka kejadiannya tidak seperti kemarin. Di mana ada ibu yang meninggal, mereka inilah yang harus ditolong. Karena merekalah yang akan melahirkan anak-anak Papua, generasi emas Papua ke depannya,” ujarnya.
Dan itu dimulai dari kesehatan, 1000 hari kehamilan harus ditolong. “Saya sangat terganggu dengan pola yang kemarin, saya sudah tegur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, ini menjadi bagian yang nantinya akan kita evaluasi,” sambungnya.
Gubernur Fakhiri menegaskan, direktur rumah sakit yang tidak benar dalam melayani masyarakat maka akan dicopot. “Direktur rumah sakit yang tidak benar melayani masyarakat akan kita copot, itu ada Undang-undangnya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melayani masyarakat di Papua, jangan bilang BPJS dan lainnya, pemerintahlah yang akan memikirkan bagaimana melayani orang yang sakit,” tegasnya.
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…