Bagi Gabi, tidak ada alasan untuk mengeluh meski terkadang ia hanya dibayar Rp20 ribu untuk pekerjaan berat. “Saya percaya rezeki sudah diatur Tuhan. Kalau hari ini sedikit, mungkin besok diganti lebih,” ucapnya tenang. Pesan Gabi bagi sesama mahasiswa di Jayapura sangat sederhana jangan jadikan kekurangan atau gengsi sebagai penghalang. Di sela-sela waktu luang, ada banyak peluang yang bisa dikerjakan selama ada kemauan dan kreativitas. “Kalau ada mahasiswa lain yang mau buka jasa yang sama, silakan. Rezeki tidak akan tertukar,” pungkasnya menutup pembicaraan. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…