Categories: FEATURES

Bukan Sekedar Ancaman Fisik Tapi Juga Terhadap Simbol dan Martabat Lembaga Keagamaan

Tuntutan itupun direspon langsung oleh Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto. “Apa yang menjadi saran dan masukan dari gereja akan saya laksanakan untuk tidak membangun fasilitas labuh yang berada di belakang gereja saat ini,” ujar Sugianto.

Kalimat itu langsung disambut tepuk tangan panjang. Beberapa jemaat tampak menundukkan kepala. Sebagian lainnya menangis.

Di hadapan massa aksi, Sugianto juga menyampaikan permohonan maaf atas surat yang sebelumnya dikirim pihaknya dan dianggap melukai perasaan gereja. Ia menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut menghormati keberadaan gereja di Tanah Papua. Permintaan maaf itu menjadi titik paling emosional dalam aksi tersebut. Sebab yang dicari jemaat sejak awal bukan semata penghentian proyek. Tetapi pengakuan bahwa suara mereka didengar.

DPR Papua kemudian memastikan akan memfasilitasi surat resmi penghentian pembangunan dermaga tersebut paling lambat 14 hari kerja. Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, menegaskan keputusan penghentian itu diharapkan bersifat permanen, meski nantinya terjadi pergantian pimpinan di tubuh Kodaeral. Menurut Herlin, persoalan tersebut tidak bisa dilihat hanya dari sisi pembangunan fisik semata.

“Ada sejarah, ada pelayanan, ada ketenteraman umat yang harus dihormati,” katanya.

Setelah mendengar keputusan dari aksi tersebut, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Mereka berjalan kembali menuju Gereja GKI Pengharapan. Di lokasi rencana pembangunan dermaga, sebuah plang penolakan dipasang. Laut di belakang gereja tetap tenang sore itu. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

1 day ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

1 day ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

1 day ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

1 day ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

1 day ago

KNPI Harus Bangkit dengan Semangat Kemerdekaan

  Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…

2 days ago