Categories: FEATURES

Tak Ingin Sekedar Bicara Namun Harus Punya Aksi Nyata

Karolus Daot

Ngobrol Santai dengan Ketua DPR Termuda, Denny Henry Bonai Tentang Perjuangannya

Selasa, 7 Januari 2024, menjadi hari bersejarah bagi Denny Henry Bonai. Pada usia 36 tahun, ia resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) periode 2024-2029. Bisa dibilang yang termuda selama ini

Laporan: Karolus Daot-Jayapura

Jabatan ini menjadikannya salah satu pemimpin legislatif termuda di Papua, sebuah pencapaian yang lahir dari perjalanan panjang penuh kerja keras dan dedikasi untuk tanah kelahirannya, Papua.

Lahir di Jayapura pada tahun 1989, Denny menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta pada 2010. Meskipun meraih gelar di luar Papua, tekadnya untuk membangun tanah kelahiran membawanya kembali ke Jayapura tahun 2011. Di kota kelahirannya ini, Benny bergabung dengan sepupunya, Ronald Anthonio Bonai, yang sampai saat ini menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua.

Bersama Anthon, Benny membantu mengelola proyek-proyek kontraktor jalan. Pengalaman ini menjadi fondasi awal baginya untuk memahami dunia usaha sehingga berjalannya waktu ia mulai menjalankan bisnisnya sendiri dibidang kontraktor jalan. Tidak terhenti disitu ia kemudian melebarkan sayap kebisnis alat kesehatan dan listrik.

Dalam perjalanannya mengunjungi berbagai daerah, ia menemukan berbagai aspirasi masyarakat yang membutuhkan perhatian. Meskipun tergerak untuk membantu, namun pria yang menghabiskan waktu sekolah dari SD hingga SMA di  Kabupaten Serui itu menyadari akan keterbatasannya yang hanya sebagai soerang pengusaha.

Dengan empati dan rasa tanggung jawab, Benny berupaya membantu sebatas kemampuannya. Dengan berbagi pengetahuan, sumber daya, dan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami tidak punya kewenangan membuat kebijakan. Aspirasi masyarakat, hanya bisa dengar, dan membantu sesuai kemampuan kami,” ujarnya, saat ditemui Cenderawasih pos, di Kantor Kadin Papua, Kamis (16/1).

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: DPRPPAPUA

Recent Posts

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

20 hours ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

21 hours ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

22 hours ago

Perbaikan Fasilitas Layanan Hingga BPJS Jadi Langkah Prioritas

Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…

23 hours ago

Sebagian Ditampung Kerabat, Seorang Janda Tiga Anak Masih Bingung Cari Tempat

Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…

24 hours ago

RKPD TA 2027 Jayawijaya Mengacu Enam Prioritas Kebijakan Pemerintah

Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…

1 day ago