

Suasana saat Dialog Publik bertajuk “Menakar Peran dan Respons Umat Beragama terhadap Dinamika Kemanusiaan dan Tantangan Perdamaian di Tanah Papua” di Hotel Horison Kotaraja, Kamis (17/9) (foto:Jimi/Cepos)
Yang Terungkap Dari Dialog Publik Menyikapi Dinamika Kemanusiaan di Papua
Ketegangan akibat konflik bersenjata dan pergeseran ruang hidup masyarakat di Papua mendorong Majelis Muslim Papua (MMP) mengambil inisiatif menggelar Dialog Publik bertajuk “Menakar Peran dan Respons Umat Beragama terhadap Dinamika Kemanusiaan dan Tantangan Perdamaian di Tanah Papua”.
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Bertempat di Hotel Horison Kotaraja, Kamis (17/9), Majelis Muslim Papua (MMP) mengumpulkan para pemimpin agama, tokoh adat, akademisi, aktivis kemanusiaan, jurnalis, hingga perwakilan pemuda dan perempuan untuk merumuskan langkah konkret dalam menghentikan kekerasan serta memulihkan hak-hak dasar warga sipil di Tanah Papua.
Pengurus Majelis Muslim Papua, La Mochtar, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Papua adalah ruang hidup bersama yang dianugerahi kekayaan alam melimpah serta keragaman suku, bahasa, dan agama.
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil dan bermartabat. Lembaga keagamaan beserta para tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal nilai-nilai kemanusiaan serta menjaga kohesi sosial antarkelompok.
Namun, upaya merawat kedamaian tersebut menghadapi tantangan berat akibat konflik bersenjata yang belum usai, khususnya di kawasan Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Dampak dari pertikaian ini tidak hanya dirasakan oleh para aktor bersenjata, tetapi juga merenggut rasa aman warga sipil, memicu pengungsian massal, hingga merusak jaringan pelayanan dasar seperti sekolah dan puskesmas.
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…