Categories: FEATURES

Di Nduga Menangis Sambil Robek Baju, Tempuh 13 Jam Jalan Kaki ke Omon

Tak hanya itu, Kampung Omondi Gresi Selatan Kabupaten Jayapura belum lama ini sedang ramai dibicarakan ternyata komunitas ini yang lebih dulu masuk hingga akhirnya viral. “Untuk Omon sudah kami ketahui sejak 2021 dan awal tahun 2024 barulah kami masuk dan ketika itu kami bingung. Ini pengurus pemerintahan kampungnya siapa, orangnya mana dan memang tidak ada pembangunan. Pertama kami di Kampung Banga setelah itu masuk ke dalam (Omon),” bebernya.

Untuk penyakitnya kebanyakan ditemukan penyakit malaria dan ISPA namun ada 3 anak yang diduga stunting. “Kendala omon adalah administrasi kependudukan dan disana hanya ada gereja yang menjadi fasilitas umum. Kami yang masuk pertama kemudian membuat laporan tentang kondisinya hingga akhirnya viral. Kami berharap setelah bupati masuk ada kebijakan yang memang membantu masyarakat disana,” harapnya. “Saat pertama kami masuk itu jam 3 sore dan tembus jam 1 dini hari,” ucap Rafael.

Untuk penanganan pasien dan temuan penyakit dikatakan tim atau komunitasnya juga membawa mikroskop untuk mengecek hasil. Paling minim dilakukan lewat tes rapid. “Kalau ada temuan yang memang harus dirujuk biasa kami memberi saran namun sebelumnya penanganan awal lebih dulu dilakukan,” papar Rafael.

Iapun menginformasikan bahwa untuk menggunakan jasa pelayanan medis mereka maka cukup bersurat agar disiapkan tim dan kebutuhan apa saja yang harus dipersiapkan. “Bersurat saja, kami dengan senang hati akan membantu,” tutup Rafael. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

3 days ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

3 days ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

3 days ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

3 days ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

3 days ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

3 days ago