

Pesisir Pantai Amai, yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal, hendak mencari ketenangan dan hiburan, Sabtu (11/10) lalu. (foto:Yohana/Cepos)
Bincang-Bincang Bersama Direktur Papua Diving Academy
Mengelola pariwisata di Kabupaten Jayapura, tidak harus merubah penampilannya, justru yang lebih menjual adalah kearifan lokal masih original, berikut laporannya.
Laporan : YOHANA: Sentani
Di pesisir Kampung Tabla Supa, di mana ombak lembut Teluk Tanah Merah berbisik ke daratan, sebuah gerakan pemuda tengah mengukir masa depan pariwisata Kabupaten Jayapura. Ini bukan sekadar bisnis paket wisata biasa, ini adalah narasi tentang pemberdayaan, konservasi, dan menjaga keaslian budaya di tengah gempuran modernitas.
Potensi Kabupaten Jayapura bagaikan permata tersembunyi yang baru terpoles. Tak heran, anak-anak muda lokal yang tergabung dalam Papua Diving Academy (PDA) mengambil peran sebagai garda terdepan, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Kabupaten Jayapura, memiliki sejuta rahasia yang belum terungkap.
Berkantor di Tabla Supa, komunitas Papua Diving Academy tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga berinvestasi pada sumber daya manusia asli daerah.
Melahirkan Instruktur dari putra putri terbaik daerah, meski kadang upaya peningkatan SDM tersebut, belum banyak tampil sebagai lilin-lilin kecil bagi kehidupan pariwisata di Bumi Kenambai Umbai.
PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…
Salah seorang warga Kota Jayapura, Silas menyayangkan perlakuan kurang menyenangkan saat berada di kawasan Bandara…