“Saya butuh tempat sekitar 5×5 meter, dengan alat musik dan ruang kedap suara untuk rekaman,” ujarnya pelan yang duduk di samping pintu bercat biru.
Ia percaya, dengan fasilitas yang memadai, karyanya bisa berkembang lebih jauh. Di tengah segala keterbatasan itu, pria 49 tahun tersebut tetap menyimpan inspirasi. Ia mengagumi penyanyi seperti Siti Nurhaliza dan Celine Dion, dua nama yang ia nilai memiliki kualitas vokal luar biasa.
Bagi ayah satu anak ini, musik adalah ruang tanpa batas. Ia tak mengenal sekat fisik, tak tunduk pada keterbatasan. Di ruang kecil itu, dengan laptop yang nyaris tak layak, ia terus membuktikan bahwa semangat mampu mengalahkan segala kekurangan. “Di tengah keterbatasan saya, nada-nada itu harus tetap hidup, meski belum menghasilkan dan belum ada dukungan,” pungkasnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…
Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…
Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka…
Dari 47 CHJ, terdiri dari 18 laki-laki dan 29 perempuan. Jemaah tertua atas nama Kislam…
Ketua NPCI Papua, Jayakusuma menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) NPCI Pusat di Kota Solo, Jawa…
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.…